SuaraBali.id - Raut wajah bahagia bercampur syukur terus terucap oleh seorang gadis asal desa Anjani Selatan, Kecamatan Suralaga, Lombok ini. Pasalnya ia baru saja menerima informasi kelulusan di kampus luar negeri yang ternama.
Bukan hanya diterima oleh satu atau dua kampus melainkan tiga kampus sekaligus. Gadis ini bernama Rachmania Ulvani Timur.
Ia menjadi calon mahasiswi baru di kampus luar negeri bersama para pesaing lainnya.
"Alhamdulillah saya diterima di tiga kampus luar negeri dan satu kampus di Indonesia," katanya kepada suara.com, Sabtu (14/5/2022).
Ia juga tidak menyangka namanya masuk menjadi calon mahasiswi baru di kampus Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui jalur SNMPTN dan tiga universitas luar negeri seperti University of British Columbia, University of Melbourne, Curtin University melalui jalur mandiri.
"Ketiga kampus luar negeri ini dapat beasiswa," ungkapnya penuh syukur.
Rachamni memantapkan pilihannya untuk melanjutkan pendidikan tingginya di University of British Columbia (UBC). Saat ini tengah mengurus segala dokumen keberangkatan.
"Insya Allah ambil UBC karena disna lebih banyak komunitas muslim di sana," sambung alumni SMAN 1 Selong ini.
Ahamad Ziadi selaku orang tua Rachmania mengatakan dalam mendaftarkan diri di kampus ternama tidak pernah menceritakan kepada siapapun. Termasuk orang tuanya.
"Pas daftar dia tak pernah cerita ke siapapun, alhamdulillah setelah lulus di luar negeri baru ia mulai cerita," ujarnya.
Ziadi mengaku bangga atas torehan prestasi anaknya yang mampu kuliah di luar negeri. Terlebih dirinya hanya seeorang guru honorer di sekolah swasta.
"Kami merasa bangga dan akan mendukung sepenuhnya kalau itu untuk pendidikan," janjinya.
Ketika menjadi siswi di SMAN 1 Selong, kata Ziadi nilai anaknya hanya menduduki lima besar. Namun aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler dan sering mengikuti kompetesi mulai dari tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional.
"Saya yang anterin pagi sekolah, sore balik lagi katanya ada kegiatan ekstrakurikuler," pungkasnya.
Kontributor : Tony Hermawan
Berita Terkait
-
Soal Kasus Eks Jampidsus, Akademisi dan Mahasiswa Kompak Ingatkan Jaga Rasa Keadilan Publik
-
90 Mahasiswa Indonesia Lanjut S2 Lewat Erasmus Mundus, Uni Eropa Perkuat Investasi pada Talenta Muda
-
Bukan Sekadar Proker, Ini 8 Soft Skill Berharga yang Diam-Diam Terasah Saat KKN
-
Prosesi Wisuda Lama? Ini 9 Barang Kecil tapi Bermanfaat yang Wajib Dibawa
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
Terkini
-
Bali Silent Disco Dituding Diskriminasi WNI, Koster: Ternyata Tidak Seperti Diberitakan!
-
Warga NTB Mulai Krisis Air Bersih
-
Polisi Bongkar Makam Terduga Pencuri Ayam yang Tewas Dikeroyok Massa
-
5 Warga Tersangka Pembunuhan Pria Diduga Curi Ayam di Tabanan
-
Ayah Korban Pengeroyokan Usai Dituduh Curi Ayam Tinggalkan Tiga Anak