SuaraBali.id - Sebagian besar pemain Bali United sudah berkumpul di Bali untuk melaksanakan latihan perdana, seperti terlihat di Stadion Gelora Samudra, Kuta, Badung Bali, pada Selasa (10/5/2022).
Dari lima pemain rekrutan anyar, ada empat pemain yang masih absen dalam sesi latihan perdana kali ini, hanya tampak sosok kiper Muhammad Ridho yang bergabung, sementara rekrutan lain seperti Jajang Mulyana, Novri Setiawan, Ardi Idrus, dan Ramdhani Lestaluhu masih absen.
Di lapangan hijau, para pemain yang mengikuti latihan tampak bersemangat memulai latihan usai libur jeda kompetisi selama lebih dari satu bulan, para pemain juga terlihat bugar dalam berlatih aerobik.
Disinggung mengenai pemain yang masih absen, Pelatih Bali United, Stefano Cugurra berharap para pemain yang masih absen segera menyelesaikan urusan pribadinya untuk kembali bergabung berlatih bersama tim.
"Semua punya urusan pribadi, mereka urus satu per satu, saya pikir sudah ada yang datang yang lain menyusul mudah-mudahan cepat bergabung," ujar Teco usai memimpin latihan.
Sementara itu, dikonfirmasi terpisah, pemain yang baru bergabung dengan Bali United musim ini, Jajang Mulyana mengatakan, motivasinya bergabung dengan Bali United selain karena prestasi klub, yakni dukungan dari keluarga dan suporter yang fanatik.
"Salah satu pertimbangannya, Bali ikut di AFC. Terus juga dari keluarga yang milih untuk ke sini dan saya ingin mencoba tantangan baru dan karena Bali United memiliki suporter yg besar dan fanatik sekali," ungkap Jamul sapaan akrabnya.
Jamul yang notabene berposisi sebagai striker, kali ini di Bali United ia bakal mengisi pos lini pertahanan menjadi bek.
"Saya isi posisi di bek," beber mantan pemain Pelita Jaya, Sriwijaya FC, Mitra Kukar, Pusamania Borneo FC dan terakhir adalah tim sekelas Bhayangkara FC itu
Berseragam Bali United tentunya menjadi tantangan baru bagi Jamul, terlebih Bali United bakal berlaga di ajang kompetisi level Asia, AFC Cup dan menjadi tuan rumah grup G sehingga tawaran Bali United diterimanya.
Pemain kelahiran Sumedang, Jawa Barat pada 23 Oktober 1988 mengaku butuh persiapan mental dan fisik serta kerja keras untuk laga perdananya di ajang sekelas AFC dan Liga Indonesia musim 2022 bersama Serdadu Tridatu.
"Saya mesti mempersiapan diri saya secara mental fisik dan kerja keras untuk menghadapi AFC dan Liga dan semoga saya bisa beradaptasi dengan cepat dan bisa berkontribusi untuk tim dan memberikan yg terbaik buat Bali," ucapnya.
Kontributor Bali : Yosef Rian
Berita Terkait
-
Yabes Roni Dilepas ke Persis Solo, CEO Bali United Ungkap Alasan Penting di Balik Keputusannya
-
Transfer BRI Super League: Persis Solo Resmi Datangkan Yabes Roni
-
Yusuf Meilana Gabung Bali United, Amunisi Baru Pertahanan untuk Putaran Kedua Super League
-
Imbas Cuaca Ekstrem, Pantai Kuta Bali Dibanjiri Sampah
-
Nge-Jokes 1+1=2 yang Viral, Akun Bali United Kena Sentil: Gak Ada Kerjaan Ya?
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas X Halaman 173 Kurikulum Merdeka: Sisi Lain Kartini
-
Kunci Jawaban Matematika Kelas VII Halaman 20 : Operasi Perkalian dan Pembagian Bilangan Bulat
-
Kunci Jawaban Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas VII Halaman 67: Salat dan Zikir
-
Bule Australia Aniaya Bule Inggris di Bandara Ngurah Rai Bali
-
7 Fakta Penangkapan Costinel Zuleam di Bali: Buronan Paling Dicari di Eropa