SuaraBali.id - Gelandangan dan pengemis yang beroperasi di daerah wisata Ubud, Gianyar, Bali yang diamakan Satpol PP semuanya membawa HP Android.
Mereka pun diserahkan ke Dinas Sosial untuk dipulangkan ke daerah asalnya di Karangasem.
Sekretaris Dinas Sosial, Nurwidyaswanto, menyatakan 22 orang gepeng tersebut dipulangkan ke daerah asal mereka di Munti, Kabupaten Karangasem.
“Semua wajah lama. 15 anak-anak, 7 dewasa,” jelasnya, Rabu (20/4/2022) seperti diwartakan beritabali.com – jaringan suara.com.
Gepeng kali ini berkamuflase sebagai pedagang. Tetapi mereka tetap meminta-minta.
“Ya modusnya jual tisu, pisau, gelang tali masker dan nunas siyu (seribu), ketika tidak laku,” terangnya.
Diakui, gepeng yang diamankan membawa bekal HP Android.
“Semua dari Munti, semua juga punya HP Android,” jelasnya.
Saat hendak dipulangkan aktivitas mereka menggunakan HP terlihat, bahkan anak-anak yang diajak menggepeng tampak asyik memainkan HP.
Baca Juga: 471 Santri dari Banyuwangi Mudik ke Bali, Terbanyak ke Singaraja, Karangasem Dan Klungkung
Sama seperti gepeng dewasa yang juga sibuk main HP.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto