SuaraBali.id - Korban begal di Lombok Tengah yang jadi tersangka ingin bebas sebelum persidangan. Hal ini diungkapkan Murtede alias Amaq Sinta (34) pada Sabtu (16/4/2022).
Warga Desa Ganti, Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat ini berharap bisa bebas murni sebelum persidangan atas kasus yang menimpanya digelar.
Seperti diketahui kasus pembegalan yang menimpanya ini malah membuatnya ditetapkan sebagai tersangka setelah menewaskan dua begal dari empat pelaku yang ingin merampas sepeda motornya.
"Saya ingin bebas supaya bisa tenang dan bekerja kembali seperti biasanya," katanya.
Menurutnya ia membunuh kawanan begal itu dalam keadaan terpaksa, karena kalau tidak melawan nyawanya yang akan melayang ketika diserang kawanan begal di jalan raya Desa Ganti.
Ia mengalami peristiwa ini ketika akan mengantarkan makanan dan air panas buat ibunya di Kabupaten Lombok Timur.
"Kalau saya mati siapa yang akan bertanggung jawab. Jadi saya harus melawan," katanya.
Selama di jeruji besi ia merasa gelisah karena memikirkan istri dan dua anaknya. Badannya juga terasa sakit meskipun tidak ada luka.
Walaupun kini ia merasa senang bisa bebas sementara, setelah mendapatkan penangguhan penahan dari penyidik Polres Lombok Tengah yang telah menetapkan nya sebagai tersangka.
"Jangan sampai di persidangan, saya harap bisa bebas dengan cepat," katanya.
Kasus itu bermula ketika akan pergi ke Lombok Timur untuk mengantarkan makanan buat ibunya. Sesampai di TKP ia dihadang dan diserang para pelaku menggunakan senjata tajam.
Ia pun melawan para pelaku dengan sebilah pisau kecil sambil teriak meminta tolong, namun tidak ada warga yang datang.
Dalam perlawanan itu ia berhasil melumpuhkan pelaku, namun dua pelaku tewas setelah bersimbah darah. Sedangkan dua pelaku lain melarikan diri setelah dua kawannya tumbang di tempat.
"Setelah itu saya pergi ke rumah keluarga untuk menenangkan dari," katanya.
Sinta yang memiliki dua orang anak itu juga merasakan sakit di badannya akibat terkena senjata tajam dari para pelaku.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
Terkini
-
Cuan Puluhan Miliar! Jambu Mete dari Lahan Kering NTB Kini Tembus Pasar Internasional
-
Anggaran PON 2028 Rp1 Triliun, DPRD NTB Pilih Mundur Jadi Tuan Rumah
-
Imigrasi Tangkap 3 WNA di Bali Diduga PSK Tarif Belasan Juta
-
WNI dan WNA Dilaporkan Hilang Tertimbun Longsor Masih Dicari
-
Darya-Varia Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis dengan DiVi Lab di Self-Care AMRUN 5K 2026, Bali