SuaraBali.id - Wirda Mansur, anak Yusuf Mansur kembali jadi perbincangan warganet dan kembai masuk di Trending topic twitter pada Kamis (14/4/2022).
Hal ini karena Wirda Mansur memberi tanggapan terkait viralnya video sang ayah, Ustaz Yusuf Mansur yang butuh dana Rp1 triliun yang dibutuhkan Paytren, melalui unggahan cerita di akun Instagram pribadinya.
Wirda Mansur mengatakan bahwa dirinya ikut terhibur dengan pertanyaan warganet.
"Soal '1T' gue yakin, semua orang udah tau, semua orang udah liat, beberapa dijadiin bahan konten, dan banyak yang nanya: 'sebagai anak, gimana perasaan lo?' jawabannya, IKUT KEHIBUR," tulis Wirda.
Setelah itu seorang warganet malah membagikan tangkapan layar yang menampilkan tulisan yang diduga tulisan tangan Wirda tentang 24 daftar keinginan atau wishlist yang ditulis di sebuah buku.
Unggahan itu viral di Twitter setelah ditweet ulang sebanyak 11 ribu kali dan disukai sebanyak 12 ribu kali.
Dari 24 daftar keinginan tersebut, tertulis bahwa anak Yusuf Mansur ini ingin punya penghasilan 100 Miliar sehari hingga dapat membeli 100 buah jet pribadi.
"Namatin Qur'an sampe akarnya, hafal 10.000 hadits, bisa 20 bahasa lancar, lulus Oxford terbaik, tamu kehormatan di White House, keliling semua negara, omset perusahaan tembus 100T, penghasilan 100M sehari, punya rumah di atas 30M, beli 100 private jet, Berangkatin orang umrah atau Haji, nikah sama dia, punya 1000 perusahaan besar, gaji paling kecil di perusahaan gue, 15 juta," tulis Wirda Mansur.
"Tamu kehormatan di TED, masuk di 30 under 30 Forbes, jadi wanita muslim tersukses dan kaya, borong lamborghini sama Ferari, Jadi orang penting di Univ terbaik di dunia, jadi orang penting di Indonesia, punya 1000 buku sendiri, punya aviation sendiri punya lapangan, bandara sendiri," sambungnya.
Warganet pun langsung merespons keinginan yang ditulis Wirda Mansur tersebut. Tak Sedikit dari mereka yang merasa heran dan menganggap Wirda gemar berhalusinasi.
"Ini bukan wishlist jatohnya, tapi halulist," tulis akun @Balee
"Kalo Wirda bukan nulis harapan lagi, tapi udah halusinasi alias nggak masuk akal sih," tulis akun @vinshen94
"Dari Wirda Masur kita belajar, tidak ada yang tidak mungkin itu salah, karena ga semua hal itu mungkin terjadi dan ga semua mimpi harus terwujud," tulis akun @dwikimic.
Meski dibanjiri respons negatif tapi tak sedikit warganet yang memberikan respons positif terkait daftar keinginan atau wishlist tersebut.
Mereka malah emberikan dukungan kepada Wirda Mansur.
Berita Terkait
-
Viral Bocah Rela Tak Jajan Usai Tahu Ibunya Tak Punya Uang, Bikin Warganet Haru
-
Capek-Capek Eka Kurniawan Masuk Nominasi Man Booker, Saingannya Cuma AU!
-
Cuitan Ala Milenial: Pesan Motivasi dari Kicauan Si Burung Zuper!
-
LCC MPR RI Butuh VAR? Warganet Usul Teknologi untuk Hindari Kecurangan Juri
-
Setiap Proses Harus Kita Nikmati: Membaca Remember Me & I Will Remember You
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Harga Oli Motor Terus Meroket, Begini Cara Mengetahui Oli Palsu
-
Modus Licik S: Janjikan Lokasi Makan Bergizi Gratis, Warga Rugi Rp950 Juta
-
Kronologi Pemerkosaan Turis Korea di Gili Trawangan
-
Vonis Empat Koruptor Proyek Chromebook Lombok Timur Diperberat di Tingkat Banding
-
Sikat Habis Harta Koruptor, Kejari Lombok Tengah Setor Rp3,1 Miliar ke Kas Negara