SuaraBali.id - Anak ustaz Yusuf Mansur, Wirda Mansur ikut menanggapi viralnya video sang ayah di media sosial. Video Yusuf Mansur yang mengamuk dan mengaku butuh uang Rp 1 Triliun untuk Paytren sempat trending dan menjadi sorotan warganet.
Menanggapi ledekan warganet, Wirda Mansur mengaku terhibur. Ia malah mengungkap bahwa perusahaan ayahnya tersebut sebenarnya pernah disuntik dana oleh Investor dengan nilai fantastis Yakni Rp 4 Triliun.
Lebih mengejutkannya, menurut Wirda Mansur investor itu adalah pionerr aplikasi transportasi terkenal.
"Investor ini gede banget, salah satu pioneer apps transportasi yang kalo disebut mereknya kalian pasti taulah siapa. Dengan tema pembicaraan: PayTren pengen dibeli sahamnya sekian persen dengan angka 4 triliun rupiah, dengan valuasi PayTren di tahun tersebut (2018)," jelas Wirda Mansur.
Namun karena ucapan Wirda Mansur itu warganet malah menyerbu dengan komentar. Hal itu membuat nama Wirda kembali menduduki trending topic Twitter.
Warganer menyentil sikap Wirda yang dinilai masih saja sombong. Warganet juga menyentil gaji karyawan PayTren yang diduga belum dibayar selama 20 bulan.
"Tercerahkan sekali dari penjelasan Kak Wirda, ternyata sudah ada yang mau beli PayTren seharga 4 Triliun. Tentu tidak sulit untuk Pak Yusuf Mansur mendapatkan 1 Triliun, apalagi mengembalikan kerugian korban investasi dan menggaji karyawan PayTren yang tidak dibayar 20 bulan," cuit netizen.
"Ngakunya memperjuangkan produk yang 100% Indonesia, tapi gaji karyawan 20 bulan gak dibayar. Wirda, kamu mau menghalalkan perbudakan atau gimana?" kata netizen.
"Halunya gak ketulungan sampe langit ketujuh si Wirda. Bapak anak sama aja," timpal warganet lain.
Baca Juga: Video AA Gym Saat Peringatkan Hati-hati Bersedekah Harta Bisa Habis Viral, Sebut Sosok Ustaz
"Gue lebih percaya hitler mati di garut daripada semua motif wirda tentang paytren ini… i mean kalo lo punya penyakit overproud dan dari kecil udah dipapar sama ‘jualan’ agama… ya gini aja terus," tandas warganet lain.
Viralnya video ustaz Yusuf Mansur yang ngamuk di medsos mengatakan dirinya butuh uang Rp 1 Triliun sebelumnya jadi sorotan banyak orang.
Dalam video yang tersebar Ustaz Yusuf Mansur ngamuk perkara PayTren hingga menggebrak meja.
Ustaz Yusuf Mansur terkesan sedang melakukan berbagai cara untuk menyelamatkan saham PayTren.
"Emang kita lagi ngurusin saham itu ngurusin ape? Emang kita masuk perusahaan sana, perusahaan sini emang buat siapa? Yang saya lakukan buat PayTren!" kata ustaz Yusuf Mansur dalam video viral itu.
"Saya butuh duit Rp1 triliun buat ngegedein PayTren! Bisa! Mau Anda patungan? Kalaupun mau, saya terima duit Anda, maka saya akan makin bermasalah hari ini," sambungnya.
Tag
Berita Terkait
-
Singa di Media Sosial, Anak Kucing di Ruang Kuliah: Mengapa Kita Gagap Menulis Ilmiah?
-
Warung Irine Viral di TikTok, Strategi Digital Antar Usaha Kuliner Gresik Naik Kelas
-
Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet
-
Kesepian di Era Media Sosial: Koneksi Makin Luas, Kedekatan Makin Langka
-
Mengenal Mudi, Edukator Konservasi Muda yang Ubah Scroll Jadi Aksi Lingkungan
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Harga Oli Motor Terus Meroket, Begini Cara Mengetahui Oli Palsu
-
Modus Licik S: Janjikan Lokasi Makan Bergizi Gratis, Warga Rugi Rp950 Juta
-
Kronologi Pemerkosaan Turis Korea di Gili Trawangan
-
Vonis Empat Koruptor Proyek Chromebook Lombok Timur Diperberat di Tingkat Banding
-
Sikat Habis Harta Koruptor, Kejari Lombok Tengah Setor Rp3,1 Miliar ke Kas Negara