SuaraBali.id - Sebuah kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) secara beruntun terjadi Selasa (5/4/2022) sekitar pukul 15.15 WITA di Jalan Singaraja Pancasari, tepatnya di Dusun Pumahan Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada Buleleng, Bali. Kecelakaan tragis ini menyebabkan dua orang tewas di tempat yaitu ayah dan anak.
Kecelakaan ini melibatkan sebuah mobil jenis fortuner dengan nomor polisi DK 1728 A yang diduga milik Kejaksaan Tinggi Bali. Tragisnya mobil tersebut tidak mampu dikendalikan pengemudinya.
Hingga akhirnya mobil tersebut menabrak sebuah sepeda motor Vario DK 4377 UAG dan selanjutnya menyerempet avanza putih DK 1020 FR dan menabrak avanza hitam DK 1720 OB.
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Buleleng, AKP I Gede Sumarjaya menyebutkan, pengemudi mobil Fortuner DK 1728 A, Putu Bagus Kresna (24) warga Peliatan Ubud Gianyar tidak mampu mengendalikan kendaraan hingga menyebabkan laka lantas beruntun di jalan menurun.
“Berawal dari Fortuner DK 1728 A datang dari arah selatan menuju ke arah utara, beriringan dengan Avanza Putih DK 1020 VR serta Avanza Hitam DK 1720 OB paling depan, setibanya di TKP Fortuner DK 1728 A mengambil haluan terlalu ke kanan dan menabrak sepeda motor Honda Vario DK 4377 UAG yang datang dari utara menuju ke selatan kemudian oleng ke kiri, menyerempet avanza putih terus menabrak avansa hitam,” ungkap Sumarjaya sebagaimana diwartakan beritabali.com – Jaringan Suara.com.
Kecelakaan lalu lintas beruntun tersebut mengakibatkan sebuah sepeda motor DK 4377 UAG, Komang Budarsana (46) bersama anaknya Komang Agus Artawan (14), warga Dusun Asah Panji, Desa Wanagiri Kecamatan Sukasada tewas di tempat dengan sejumlah luka.
“Pengendara sepeda motor Budarsana mengalami patah tulang pada tangan kiri, luka robek pada wajah dan dinyatakan meningggal dunia oleh team medis RSUD Buleleng. Sementara Agus Artawan mengalami kepala pecah dan meninggal dunia di tempat,” papar Sumarjaya mengutip pemeriksaan medis.
Sementara pengemudi mobil Fortuner DK 1728 A, Putu Bagus Kresna dalam kondisi sehat termasuk pengemudi avanza hitam DK 1720 OB Made Widiantara (49) dan pengemudi avanza putih DK 1020 FR, Antonius Sanjaya Kiabeni (61) yang terlihat masih didengarkan keterangannya di Sat Lantas Polres Buleleng.
Untuk sementara dalam penanganan kasus laka lantas beruntun itu disebabkan akibat kurang kosentrasi pengemudi mobil Fotuner DK 1728 A, sehingga saat jalan menurun tidak mampu mengendalikan laju kendaraan dan menyebabkan laka lantas.
Tag
Berita Terkait
-
Kejati Bali Benarkan Stafnya Kendarai Fortuner yang Kecelakaan di Buleleng Hingga Tewaskan Ayah Dan Anak
-
Denpasar Hujan Deras Dan Petir di Pagi Hari, Begini Ramalan Cuaca BMKG Untuk Bali
-
Penyebab Kecelakaan Marc Marquez di Sirkuit Mandalika Diungkap, Kepala Kru Sudah Tahu Saat Tes
-
Jadwal Sholat dan Jadwal Imsakiyah Denpasar dan Sekitarnya Rabu 6 April 2022
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Lima Tahun Holding Ultra Mikro, Jutaan UMKM Naik Kelas
-
Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur
-
Bule Geber Motor Depan Dirjen Imigrasi, Ketahuan Overstay Akhirnya Dideportasi dari Bali
-
Pura Desa Adat di Buleleng Terbakar, Beringin Berusia Ratusan Tahun Ikut Hangus
-
BRImo Taiwan Sabet Penghargaan Inovasi 2026, Permudah Transaksi PMI di Luar Negeri