SuaraBali.id - Untuk menyambut berkembangnya jumlah wisatawan yang datang ke Indonesia, diperlukan kesiapan sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni. Untuk mencapai itu maka kesejahteraan para pekerjanya juga harus meningkat.
Salah satu upaya yang dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut, para pekerja mendeklarasikan Serikat Pekerja (SP) Parekraf di Mataram Lombok, Rabu (30/3/2022). Mereka sebelumnya tergabung dalam SP PAR.
"Sebanyak 14 PD (Pimpinan Daerah) SP PAR dari 17 PD PAR yang bergabung, diantaranya dari Bali, NTB, Jakarta, Yogyakarta, Sumatera Utara, Sulawesi Utara dan Sulawesi Selatan", ujar Djoko Susilo, yang sebelumnya merupakan pimpinan SP PAR KSPSI.
Mohammad Jumhur Hidayat dipercaya untuk menakhodai SP Parekraf 5 tahun ke depan. Deklarasi ini dihadiri Gubernur NTB, Zulkiflimansyah.
"Masa depan pendapatan untuk Indonesia adalah dari pariwisata dan ini adalah pemberian dari yang Maha Kuasa," kata Jumhur.
Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno menyambut baik SP Parekraf, yang bertujuan untuk mendorong penciptaan lapangan pekerjaan dan mendorong kesejahteraan para pekerja di sektor parekraf.
"Selamat bermitra untuk penciptaan lapangan kerja dan ekonomi baru," ujarnya.
Pada kesempatan itu, Theo Tulung, yang merupakan sesepuh gerakan SP Pariwisata mengatakan, rencana deklarasi ini merupakan bagian dari keinginan, agar pekerja pariwisata ambil bagian dalam pengembangan pariwisata Indonesia.
Baca Juga: Ingin Bangkitkan Pariwisata Pulau Dewata, Rapper Swerte Rilsi Lagu Ballin in Bali
Berita Terkait
-
Kemnaker Bangun Kerja Sama dengan Dunia Usaha dan Industri untuk Lindungi Hak Penyandang Disabilitas
-
Kemnaker Siap Lakukan Kerja Sama dengan Pemerintah Jepang untuk Perluasan Lapangan Kerja
-
Siapkan Tenaga Kerja Kompeten, Kemnaker Berangkatkan 74 Peserta Magang ke Jepang
-
Isu Disabilitas Jadi Bahasan Utama Kemnaker di Pertemuan Pertama G20 Bidang Ketenagakerjaan
-
Perusahaan Manufaktur: Pengertian, Strategi, Masalah Tenaga Kerja dan Contoh
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Bukan Cuma Tempat Barang Kuno, Ini Wajah Baru Museum NTB yang Siap Mendunia
-
Selamatkan Tanah Negara, Kejari Lombok Tengah Amankan Tanah Miliaran Rupiah dari Mafia Tanah?
-
Flores Kembali Diguncang Gempa Magnitudo 5,1, BMKG: Hati-hati Bangunan Retak
-
Elang Nias dan Burung Hantu Siau Dilaporkan Punah di Indonesia, Benarkah?
-
Kabar Baik! Kirim Bantuan untuk Korban Gempa NTT Lewat Pelni Digratiskan 100 Persen