SuaraBali.id - Jalur wisata Sembalun Kabupaten Lombok Timur, Selasa (29/3/2022) sempat kembali dilanda longsor akibat hujan lebat. Akhirnya material longsor termasuk pohon tumbang menutup badan jalan, mengakibatkan arus lalu lintas terganggu.
Kapolsek Sembalun,AKP Lalu Pancawarsa saat dikonfirmasi, membenarkan terjadi longsor dan pohon tumbang, karena wilayah Pusuk dilanda hujan lebat.
”Akibat longsor dan pohon tumbang di jalur pusuk menuju arah Sembalun, menyebabkan arus lalu lintas terganggu,” ucapnya sebagaimana diwartakan Lombokita – Jaringan suara.com.
Beruntungnya dalam kejadian ini tak ada korban jiwa.
Terjadinya longsor dan pohon tumbang tersebut disebabkan terjadinya hujan lebat dan angin kencang yang terjadi di wilayah jalur wisata pusuk Sembalun.
Longsor akibat tanah yang ada di atas bukit turun dan menutupi badan jalan, disertai juga pohong tumbang.
”Saat dapat laporan langsung menuju TKP, bersama warga dan pengendara yang melintas melakukan gotong royong membersihkan tanah dari badan jalan,” katanya.
Mantan Kasat Lantas Polres Lobar ini menambahkan pihaknya bersama masyarakat melakukan pembersihan terhadap tanah longsor menutupi jalan tersebut,termasuk juga melakukan pemotongan pohon yang tumbang.
Selain itu juga melakukan koordinasi dengan pihak terkait seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lotim maupun Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Lotim untuk mendatangkan alat berat untuk membantu membersihkan tanah longsoran dan pohon tumbang.
”Kita sudah koordinasi dengan BPBD dan PUPR,sedangkan dalam kasus tersebut tidak ada korban jiwa,” tandasnya.
Berita Terkait
-
Freeport Masih Tertatih, Produksi Tambang Baru Capai 65 Persen Sepanjang 2026
-
Rumah Warga di Benhil Jakpus Hancur Gegara Tanah Longsor, Begini Penampakannya
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan
-
Kondisi Bangunan Terdampak Longsor di Petamburan
-
Cerita di Balik Longsor Petamburan: Delapan Hari Sebelum Ambrol, Warga Sudah Rasakan Tanda Bahaya
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Peringatan Hari Mangrove Sedunia, 15 Ribu Bibit Pohon Disebar di Batu Lumbang Tahura Ngurah Rai
-
Guru SD di Buleleng Diduga Cabuli Murid, Polisi Lakukan Penyelidikan
-
Bukan Sekadar Diskriminasi, Event Lari Khusus Bule di Bali Ternyata Belum Kantongi Izin?
-
25 Ton Ikan Nila Mati Massal Akibat Letupan Belerang di Danau Batur
-
Beli Sunscreen Kahf Online Original Hanya di Blibli