SuaraBali.id - Dalam 24 jam terakhir, Ibu kota China, Shanghai, telah mengalami lonjakan eksponensial atau 'sangat mengkhawatirkan', dengan peningkatan lebih dari 3.500 infeksi Covid-19 baru. Hingga akhirnya kini pemerintah setempat pun memberlakukan penguncian ketat untuk kota dengan penduduk terbesar, mencapai 26 juta orang, itu.
Kekhawatiran ini disebabkan karena sebgaian besar orang yang positif Covid-19 tidak menunjukkan gejala atau asimtomatik. Sedangkan Komisi Kesehatan Nasional China mencatat ada 1.293 kasus baru, yang mana 1.228 di antaranya ditularkan secara lokal dan 65 infeksi impor.
Menurut laporan The Health Site, ini terjadi setelah Shanghai mengalami lonjakan kasus Covid-19 tiba-tiba, memaksa otoritas China untuk mengalihkan beberapa penerbangan penumpang internasional ke kota-kota lain dari 21 Maret hingga 1 Mei.
Awal pekan ini, pemerintah juga mengumumkan bahwa China sedang mempertimbangkan fase penguncian ketat untuk Shanghai.
Menurut pejabat, penguncian yang akan dilakukan dalam dua fase akan emnjadi yang terluas di China sejak awal pandemi di kota Wuhan.
Negara itu juga telah memberlakukan berbagai aturan untuk menekan kasus Covid-19 sejak awal wabah, tetapi subvarian Omicron yang mudah menular, BA.2, sedang 'menguji' kebijakan nol-Covid China.
Berita Terkait
-
Bosan dengan Drakor? Simak 5 Novel Mandarin Terjemahan dengan Plot Twist Luar Biasa
-
Purbaya Kejar Perusahaan Baja Pengemplang Pajak asal China, Curiga Orang Dalam Terlibat
-
5 Drama China Kostum yang Dikabarkan Tayang 2026, Mana yang Paling Dinanti?
-
Drama China A River Runs Through It: Cinta yang Setia Berada di Dekat
-
Dari Kasual Hingga Sporty, 4 Inspirasi Daily OOTD ala Bai Jing Ting!
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis