SuaraBali.id - Warga yang berprofesi sebagai peternak sapi di Desa Tukadaya, Kecamatan Melaya, Jembrana, Bali diresahkan akan hilangnya beberapa ekor sapi yang diduga dicuri orang.
Sapi-sapi ini diketahui hilang pada (26/3/2022). Warga yang kehilangan sapi bernama Komang Madiasa yang merupakan warga banjar Sarikuning, Desa Tukadaya.
Sapi warga baru diketahui hilang saat hendak diberi makan di pagi hari.
Sedangkan kejadian sebelumnya, sapi milik Made Artana, juga hilang di pinggiran hutan. Sapi betina yang sudah dalam kondisi hamil tersebut hilang sore hari. Karena pada pagi hari hingga siang, sempat melihat sapinya masih ada.
"Waktu mau kasih makan, sudah tidak ada. Apakah dicuri atau lepas tidak tahu," ujarnya sebagaimana diwartakan beritabali.com - jaringan suara.com.
Untuk memastikan sapinya hilang atau tidak, Made Artana akan melaporkan ke kantor desa, sebelum melaporkannya ke polisi. Hilangnya sapi warga tersebut belum bisa dipastikan sapi tersebut dicuri.
Selain itu sapi warga ini juga jarang diikat dikandang, namun diikat di kebun yang jauh dari rumahnya.
"Belum bisa dipastikan apakah hilang karena dicuri atau lepas," kata Perbekel Desa Tukadaya I Made Budi Utama.
Berita Terkait
-
Prabowo Ungkap Penyebab Antrean BBM di Bali, Bukan karena Stok Menipis
-
Mau Liburan Natal dan Akhir Tahun Makin Berkesan? Ini Pilihan Aktivitas Seru di Bali
-
Tiga Srikandi TelkomGroup Bagikan Perspektif Kepemimpinan Perempuan di Bali Tech Week 2026
-
Sampah Plastik Bali Tak Cukup Diatasi dengan Memilah, Ini Masalah di Balik Daur Ulang
-
Olivia Padang dan Perjalanan Mengubah Sampah Plastik Jadi Produk Bernilai
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Diskon Pemeriksaan Laboratorium Hingga MCU Prodia, Ini Manfaat dari BRI untuk Nasabah Prioritas
-
Kementerian Transmigrasi dan Komisi V DPR RI Serahkan 109 SHM Warga Transmigrasi Lombok Timur
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Optimistis terhadap Prospek Jangka Panjang
-
3.764 Anak Jadi Korban Kekerasan Seksual dan Fisik di NTB dalam Enam Tahun
-
Tabanan Bali Diselimuti Kabut Putih Misterius, Ini Penjelasan Ilmiah BMKG