Babinsa Sertu Suparto dihadapkan dengan pilihan sulit, ia mengaku berat merobek baju dalam TNI bermotif loreng itu, namun tak ada pilihan lain, korban tampak semakin lemas kehabisan banyak darah. Akhirnya ia membuka seragam yang dikenakan untuk apel pagi dan didalamnya terdapat kaos yang langsung ia buka. Kemudian ia robek dan balutkan ke kaki korban dan berhasil menghentikan pendarahan.
"Pertolongan pertama cuma adanya baju, jadi baju kami yang saya utamakan, sebenarnya kami tidak mau merobek baju kami tapi apa boleh buat semua dari rakyat saya kembalikan ke rakyat. Itu baju kita pakai dobel, seragam luar kami buka, baju kaus yang dalam kami pakai untuk mengikat luka. Kami ikat bagian kaki di atas lukanya biar pendarahan berhenti karena korban sudah lemas sekali," kata Babinsa tersebut.
Saat peristiwa terjadi, para prajurit tengah persiapan apel. Tetiba terdengar suara benturan keras, Sertu Suparto yang bergegas keluar melihat terjadi lakalantas yang korbannya sudah berlumuran darah dan perlu mendapatkan pertolongan segera.
Karena Sertu Suparto dan rekan-rekan prajurit lain berupaya menyelamatkan korban, apel pagi itu pun sempat ditunda beberapa waktu.
Baca Juga: Kalah Viral dengan Pawang Hujan Rara, TNI AU Juga Modifikasi Cuaca di Perhelatan MotoGP Mandalika
"Awalnya kami akan melaksanakan apel pagi, saat itu kami mendengar suara benturan keras, akhirnya kami lari keluar dan mendekati, saya lihat di depan mata kami orang sudah tidak sadarkan diri berlumuran darah. Saya spontanitas panggil teman semua mengangkat ke pinggir karena pagi itu jalanan crowded. Setelah itu kami langsung menelpon Ambulans Kris, karena lambat datang, korban sangat perlu pertolongan," papar lulusan Tamtama 2002 itu.
Suparto yang menjadi Babinsa di Klungkung sejak tahun 2016 itu, menurutnya tindakan kemanusiaan yang ia lakukan sudah menjadi kewajiban bagi seorang tentara.
"Sebagai prajurit TNI kami didoktrin untuk mengayomi dan melindungi maayarakat di sekeliling. Kami tidak mengharapkan penghargaan itu semua, kami larinya ke kemanusiaan," ujar dia.
Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Sonny Aprianto yang mendengar kabar tersebut lalu memberikan penghargaan kepada Sertu Suparto, Sertu Suparto dipanggi menghadapnya di Makodam Udayana pada Senin (21/3/2022).
Suparto menerima Piagam penghargaan, Patung Praja Raksaka, dan seragam PDL, dalam acara penyerahan penghargaan yang juga dihadiri para pejabat utama Kodam IX/Udayana, Danrem 163/Wirasatya dan para Dandim jajaran.
Apresiasi Pangdam Udayana atas jiwa kemanusiaan Sertu Suparto karena membantu masyarakat yang mengalami kesulitan. Menurutnya sudah menjadi panggilan tugas. Anggota TNI wajib memegang teguh sumpah prajurit. Salah satu butirnya adalah usaha mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya.
Berita Terkait
-
Satpol PP Beberkan Alasan Bubarkan Aksi Tolak UU TNI di Depan Gedung DPR
-
Nikmati Perjalanan Seru di Bali dengan Quad Bike
-
Berniat Rayakan Galungan di Bali: 3 Aktivitas Ini Bikin Kamu Makin Dekat dengan Budaya Lokal
-
Sudah Ada di Meja Presiden, Istana Pastikan Prabowo Bakal Teken UU TNI
-
Liga 1: Dewa United Bertekad Gagalkan Misi Bangkit Bali United, Mampukah?
Terpopuler
- Jadwal Pemutihan Pajak Kendaraan 2025 Jawa Timur, Ada Diskon hingga Bebas Denda!
- Pemain Keturunan Maluku: Berharap Secepat Mungkin Bela Timnas Indonesia
- Marah ke Direksi Bank DKI, Pramono Minta Direktur IT Dipecat hingga Lapor ke Bareskrim
- 10 Transformasi Lisa Mariana, Kini Jadi Korban Body Shaming Usai Muncul ke Publik
- Jawaban Menohok Anak Bungsu Ruben Onsu Kala Sarwendah Diserang di Siaran Langsung
Pilihan
-
Dari Lapangan ke Dapur: Welber Jardim Jatuh Cinta pada Masakan Nusantara
-
Dari Sukoharjo ke Amerika: Harapan Ekspor Rotan Dihantui Kebijakan Kontroversial Donald Trump
-
Sekantong Uang dari Indonesia, Pemain Keturunan: Hati Saya Bilang Iya, tapi...
-
Solusi Pinjaman Tanpa BI Checking, Ini 12 Pinjaman Online dan Bank Rekomendasi
-
Solusi Aktivasi Fitur MFA ASN Digital BKN, ASN dan PPPK Merapat!
Terkini
-
Obat Rindu, Para Dokter di Hospital Playlist Akan Muncul di Resident Playbook
-
Ada Bus Listrik Baru dari Korea Selatan Untuk Bali, Bagaimana Kabar Bus Merah TMD?
-
UMKM Asal Sidoarjo Ini Sukses Tembus Pasar Ekspor Berkat Pemberdayaan BRI
-
Cerita Warga Bali Dijadikan Admin Judi Online di Myanmar, Bukan Kerja di Hotel Malah Disetrum
-
53.000 Tanda Tangan di Petisi Undang-undang Pencegahan Kim Soo Hyun, Good Day Hapus Wajahnya