SuaraBali.id - Bayi berusia kurang lebih dua hari ditemukan dalam kondisi tak bernyawa tanpa sehelai benang pun di Tukad (Sungai) Mati tepat di bawah jembatan sebelah Bandung Collection Jalan Mahendradatta, Denpasar, Bali, pada Senin (14/3/2022) siang.
Mayat bayi tersebut ditemukan seorang warga yang sedang memancing di bawah jembatan tersebut. Bayi malang yang diduga dibuang orang tuanya itu kemudian dievakuasi petugas dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Denpasar menuju Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah.
"Kami mendapat informasi dari masyarakat yang sedang memancing yang melihat sepintas seperti bayi terendam di dalam air, ternyata benar sosok bayi perempuan tanpa sehelai benangpun, secara fisik sudah lengkap seluruh organ sudah terbentuk kondisi meninggal dunia," papar Kapolsek Denpasar Barat Kompol I Made Hendra Agustina kepada wartawan
Tim Identifikasi kepolisian pun tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), hasilnya tidak ditemukan tanda-tanda luka pada bayi tersebut, namun ditemukan memar yang diduga terbentur bebatuan di sungai.
"Hasil tim iden bayi baru dilahirkan ari-ari masih menempel, belum ada pembusukan walaupun terendam dalam air. Selanjutnya bayi sudah di bawa ke Rumah Sakit Sanglah," ujar dia.
"Bekas luka secara fisik tidak ada ditemukan hanya saja ada sedikit memar karena benturan benda tersangkut bebatuan di sungai," imbuh dia
Pihak kepolisian melanjutkan kasus penemuan bayi tak bernyawa ini ke proses penyelidikan lebih lanjut mendalami pelaku dibalik dugaan pembuangan bayi tersebut.
"Masih didalami dan telusuri, semoga bisa terungkap ditemukan orang tua bayi tersebut," kata Kapolsek
Muncul dugaan pula bayi tersebut terbawa arus aliran sungai karena sehari sebelumnya volume air di sungai sempat meningkat dan berarus.
"Kemungkinan terbawa arus karena info dari warga kemarin air sempat meningkat, tapi itu masih kemungkinan, kami telusuri sekitar, apakah ada warga yang selama ini mengandung dan melahirkan," paparnya.
Berita Terkait
-
Harga Cabai Merah di Denpasar Melejit Capai Rp 110 Ribu Per Kilogram
-
Cari Kembang Api di Denpasar? Ini Toko Legal dan Aman!
-
Jadwal Misa Natal 2024 Dan Tahun Baru Gereja Katedral Denpasar
-
Liburan Hemat di Denpasar dengan 10 Promo BRI, dari Kafe Hits sampai Belanja Gadget!
-
Senyum Bahagia I Nyoman Sukena si Pemelihara Landak Jawa Usai Divonis Bebas
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
Terkini
-
Arus Balik dari Jawa ke Bali Mulai Meningkat, Akhir Pekan Diprediksi Jadi Puncaknya
-
7 Kolam Renang di Bali Murah Untuk Liburan Anak-anak
-
Dulu Turis Langsung ke Gili Trawangan, Kini Senggigi Dibidik: NTB Ubah Strategi Pariwisata
-
Meninggal di AS Saat Nyepi, Mahasiswi Asal Buleleng Ini Sempat Pesan ke Ayah Ibu Agar Tenang
-
Dianggap Rezeki, Nelayan Kuta Panen Ikan Layur, Sekali Melaut Puluhan Kilogram