4. Zoo Express
Ingin naik kereta sambil lihat satwa di kebun binatang? Zoo Express pilihannya. Wahana tersebut akan memberikan tumpangan untuk berkeliling di lintasan sepanjang 300 m.
Bentuknya kereta mini yang terdiri atas 2 gerbong penumpang, di mana tiap gerbong mampu menampung 12 orang anak-anak atau 8-10 orang dewasa.
Kereta kecil berkonsep Old West Town ini melintasi rel kereta yang nyata dengan tanjakan, tikungan, serta terowongan yang menempati area seluas 2.663 m2. Zoo Express berada tepat di tengah area bermain.
5. Perahu Kayuh
.Wahana ini jadi salah satu yang menjadi favorit pengunjung Gembira Loka Zoo. Dengan perahu kayuh berbentuk angsa, Anda bisa mengelilingi kolam dengan hanya mengeluarkan duit Rp20.000 per perahu.
Anda bisa menyusuri danau sambil menikmati pemandangan sekitarnya.
6. Kolam Tangkap
Ada wahana Kolam Tangkap yang dikhususkan untuk anak usia balita sampai dengan 10 tahun. Wahana ini berbentuk kolam yang kedalamannya hanya 30 cm.
Baca Juga: Terima Tambahan Pasokan, Pemkot Yogyakarta Sebut Stok Minyak Goreng Masih Aman hingga Bulan Ramadhan
Kolam tersebut berisi ikan-ikan kecil yang memang disediakan untuk ditangkap anak-anak. Hasil tangkapan itu boleh dibawa pulang untuk dipelihara. Anak-anak Anda kesulitan mendapatkan ikan? Jangan khawatir.
Petugas penjaga kolam tangkap menyediakan bungkusan ikan-ikan untuk dibawa pulang. Tarif bermain di wahana Kolam Tangkap sangat terjangkau, hanya dikenakan biaya Rp 10.000 per anak.
7. Terapi Ikan Garra Rufa
Terapi ikan kini tengah menjadi tren di berbagai negara. Anda pun tak perlu jauh-jauh jika ingin menikmatinya. Kebun Binatang Jogja punya wahana Terapi Ikan Garra Rufa, ikan kecil yang dapat menggigit sel-sel kulit mati di kaki Anda.
Anda hanya cukup mencelupkan kaki ke kolam dangkal yang penuh dengan Garra Rufa. Setelah itu sang ikan akan ‘bekerja’menggigiti lapisan kulit mati Anda tanpa rasa sakit sama sekali.
Anda dapat merasakan terapi ini dengan hanya membayar Rp20.000 selama 15 menit. Selain mengurangi sel kulit mati, terapi ini bisa mengurangi rasa stress dan self healing.
Berita Terkait
-
Vredeburg Game On, Arena Edukasi Anak Panti oleh Loka Bestari
-
Ironi Yogyakarta, Termasuk Provinsi Paling Bahagia Tapi Catat Suicide Tertinggi RI
-
Jalan Sore Pukul Panci, Suara Ibu Indonesia Protes MBG di Jogja
-
Keracunan MBG Tak Cuma soal Diare, Pakar Ungkap Risiko Gangguan Fungsi Otak
-
Belum Wisuda, Puluhan Lulusan MMTC Yogyakarta Sudah Terserap Dunia Kerja
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Lima Tahun Holding Ultra Mikro, Jutaan UMKM Naik Kelas
-
Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur
-
Bule Geber Motor Depan Dirjen Imigrasi, Ketahuan Overstay Akhirnya Dideportasi dari Bali
-
Pura Desa Adat di Buleleng Terbakar, Beringin Berusia Ratusan Tahun Ikut Hangus
-
BRImo Taiwan Sabet Penghargaan Inovasi 2026, Permudah Transaksi PMI di Luar Negeri