SuaraBali.id - Aksi penusukan terjadi saat malam Pengerupukan di tengah pengarakan Ogoh-ogoh di Desa Ubung Kaja, Denpasar Utara, Denpasar, Bali Rabu (2/3/2022) malam. Kini polisi berhasil menangkap pelaku penusukan yakni Putu Agus Budiada (35), di mana pada saat itu pelaku dan korban I Gede Budarsana (46) berjalan beriringan mengikuti pengarakan Ogoh-Ogoh Banjar Umasari.
Kronologi peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.30 Wita terjadi perselisihan cekcok diduga hanya karena kesalahpahaman berujung penusukan hingga korban bersimbah darah.
Kapolsek Denpasar Utara, Iptu Carlos Dolesgit menuturkan pelaku melakukan aksi nekat menusuk perut sebelah kiri korban I Gede Budarsana (47) di TKP depan Balai Banjar Umasari Jalan Saridana, Ubung Kaja. Keduanya juga diduga dalam pengaruh alkohol.
Adu mulut sempat mereda dan Budiada maupun Budarsana yang sama-sama warga Banjar Umasari kembali melanjutkan perjalanan rute Ogoh-Ogoh diarak.
"Kejadian ini sebenarnya karena ada kesalahpahaman antara korban dan pelaku. Saat itu ada percekcokan mulut antar keduanya saat rangkaian ogoh-ogoh. Kesalahpahaman itu karena pelaku merasa korban bertingkah seperti terus memanggil-manggilnya, dan ketika didekati mereka malah cekcok," ujar Carlos
Kemudian sampai di Jalan Cargo Permai, Ubung Kaja, anak dari Budarsana yang bernama Agus mendekati pelaku, lalu memukul pelaku secara tiba-tiba hingga hidung pelaku berdarah
Pelaku yang tidak melawan memilih pulang ke rumahnya di Jalan Saridana, Banjar Umasari, untuk menceritakan apa yang terjadi kepada orang tuanya.
"Orang tua pelaku menyarankan agar mencari korban untuk menyelesaikan permasalahan," ujar
Budiada yang disarankan agar menyelesaikan permasalah pun segera hendak menemui Budarsana kembali. Bukan menemui untuk menyelesaikan permasalahan, namun justru membuat masalah lebih besar
Budiada membekali dirinya dengan pisau belati di rumahnya. Saat keduanya bertemu terjadilah insiden tersebut.
"Pelaku saat itu sudah siap-siap memegang pisau di dalam tas," tuturnya.
Anak dari Budarsana yang berada di TKP sontak langsung memberi pukulan di kepala pelaku dan Budiada langsung pergi meninggalkan lokasi.
Akibat tusukan itu, pria kelahiran Singaraja mengalami luka robek cukup dalam di perutnya dan luka robek di tangan kiri, korban lantas dilarikan ke RS Surya Husada, Denpasar dan ternyata membutuhkan perawatan intensif dan dirujuk ke RSUP Sanglah.
Keluarga korban langsung mmebuat laporan ke Polsek Denpasar Utara, penyelidikan pun dilakukan dan pelaku langsung diamankan di rumahnya pukul 23.10 Wita.
Akibat perbuatannya itu, Budiada disangkakan Pasal 351 ayat 2 KUHP tentang penganiayaan mengakibatkan luka-luka berat dengan pidana penjara paling lama lima tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Bisnis Elektronik Nasional Hadapi Tantangan di Tengah Gejolak Ekonomi Dan Pelemahan Rupiah
-
70 Tahun Jadi Bagian Sejarah Indonesia, Panasonic Gobel Rawat Memori Dan Komitmen Mitra
-
Anak-Anak Digerebek Bak Teroris, TGB: Bukan Ini Polisi yang Dicita-citakan Pendiri Bangsa!
-
Jelang Lawan Arema FC, Pelatih Bali United Keluhkan Masalah Ini
-
Kapal Angkut Turis Asing Meledak dan Terbakar di Nusa Penida