SuaraBali.id - Baru-baru ini, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, Luhut Binsar Pandjaitan, mengatakan bahwa Bali akan diuji coba untuk Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) tidak melakukan karantina ketika sampai di Pulau Dewata.
Hal ini lantas ditanggapi oleh anggota Komisi X DPR RI, A.S Sukawijaya yang selama ini bermitra dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di parlemen.
Menurut pria yang kerap disapa Yoyok Sukawi ini, kebijakan tersebut perlu didukung jika melihat data cakupan vaksinasi di Bali.
“Kami di Komisi X tentu mendukung kalau itu demi kebaikan Bali. Apalagi selama ini masyarakat Bali menggantungkan hidupnya di pariwisata dan sangat terdampak industri pariwisata di sana yang sampai menghilangkan mata pencaharian,” ujar Yoyok Sukawi dari keterangan tertulis Kamis (3/3/2022).
“Berdasarkata data sampai 2 maret yang kami baca, cakupan vaksinasi dosis kedua untuk masyarakat umum di Bali sudah mencapai 94 persen. Demi masyarakat Bali, silakan, namun dengan kehati-hatian,” imbuhnya.
Legislator Partai Demokrat ini juga berpendapat supaya pemerintah pusat dan pemerintah daerah di Bali untuk tegas kepada PPLN apabila kebijakan tanpa karantina di Bali diterapkan.
Salah satunya yakni ketegasan kepada PPLN yang tengah sakit untuk sementara waktu dipisahkan dan dilakukan pemeriksaan kesehatan.
“Kalau kebijakan tersebut jadi, pemerintah tetap harus hati-hati. Salah satunya PPLN dari luar negeri yang punya keluhan sakit saat datang di Bali untuk tetap dipisahkan dan yang terpenting screening berjalan ketat. Jadi supaya pariwisata tetap jalan, masyarakat di Bali juga senantiasa sehat. Semoga industri pariwisata di Bali cepat merangkak naik,” pungkas Yoyok Sukawi.
Baca Juga: Meski Tak Bisa Disamakan dengan di Bali, Peranyaan Nyepi di Bandung Tetap Berjalan Kondusif
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Bedak Tabur Waterproof yang Tidak Mudah Luntur Saat Hujan
- 3 Cara Cek BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak Lewat HP, Tak Perlu ke Kantor
- Link Download Tema dan Logo HUT TNI 2026 Resmi dari Mabes TNI
- 3 Rekomendasi Sepatu Lokal Sol Empuk Aman untuk Hujan-hujanan, Anti Licin
- Bagaimana Cara Mengetahui Feng Shui Kita? Kenali Kua Number dan Cara Menghitungnya
Pilihan
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
-
Disaksikan Andi Gani dan Perwakilan Buruh, DPR Resmi Sahkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Jadi UU
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
Terkini
-
BRI Peduli Dorong Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Lombok, Termasuk Gelaran MotoGP Mandalika
-
Villa Mewah Terbakar Gara-gara Penghuni Usir Laba-laba Pakai Api
-
Aliran Dana Korupsi Chromebook Lombok Timur: Giliran Mantan Bupati dan Sekda Diincar?
-
Sambut MotoGP Mandalika 2026: Pecco Bagnaia dan Jorge Martin Sudah Tiba, Marquez Kapan?
-
Baku Hantam Antara WN Australia di Kelab Malam Bali, Sekuriti Kena Pukul