SuaraBali.id - Hari ini umat Hindu di Bali dan daerah lainnya di Indonesia merayakan hari suci Nyepi tahun caka 1943. Perayaan hari Nyepi di Bali sendiri sudah dirayakan sejak abad 8 Masehi.
Nyepi sudah dirayakan bersama-sama dengan hari raya Galungan sejak dulu. Jika melihat pada catatan prasasti Trunyan A, Nyepi di Bali sudah dirayakan sekitar abad ke 8 Masehi (tahun 800-an masehi), sama halnya dengan perayaan Galungan.
Sejarah perayaan Nyepi di Bali, menjadi jelas sumbernya ketika kitab Negara Kertagama mencatat adanya perayaan Nyepi di Kerajaan Majapahit yang disebut Caitramaisia.
Pulau Bali merupakan bagian dari Majapahit dan karena tradisi adatnya sama, tentu waktu itu Bali juga sudah merayakan Nyepi. Pada abad ke-13 hingga 14 Masehi, raja di Bali Dalem Waturenggong juga sudah merayakan hari Nyepi seperti halnya di Majapahit.
Perayaan Nyepi di Bali selalu dicari pada hari tilem (bulan mati) atau paling dekat dengan tanggal 21 Maret.
Mengapa hari Tilem, itu karena Tilem merupakan hari caru, yakni hari untuk melakukan persembahan untuk Ida Sanghyang Widhi agar alam ini menjadi damai.
Tahun baru Saka sendiri diresmikan di India Selatan tahun 78 Masehi. Pemerintah India hingga saat ini masih memakai tahun baru Saka dan dirayakan setiap 21 Maret. Tahun baru Saka di India tidak dirayakan secara besar-besaran karena di sana ada beberapa jenis tahun baru yang dirayakan. (beritabali.com)
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
- 11 HP Murah untuk Ojol, Baterai Awet dan Layar Terang agar Tetap Nyaman di Jalan
- Persija dan PSM Masuk Daftar 24 Klub Penunggak Gaji Pemain Versi Data Terbaru APPI
- 7 Sepatu Slip On Lokal yang Empuk dan Anti Pegal untuk Kerja Komuter, Mulai Rp100 Ribuan
Pilihan
-
Dua Eks Kapolri Diisukan Ditangkap, Polri Buka Fakta 4 Tersangka Kasus Penyadapan Prabowo
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
Terkini
-
Ditangkap, Bos Agen Travel Raup Keuntungan Rp350 Juta per Calon Jamaah Haji
-
Berikan Akses Pendidikan Berkualitas, BRI Private dan BRI Prioritas Hadirkan Privilege Khusus
-
Dua WN China Curi Uang Bule Australia Rp27 Juta di Penerbangan Jakarta-Denpasar
-
Karyawan Maskapai di Bandara Bali Tilap Duit Perusahaan Rp600 Juta untuk Judol
-
Pendidikkan Coding Wajib di 2027, Potensi Pengembangan AI Indonesia Dilirik Investor Polandia