Scroll untuk membaca artikel
Eviera Paramita Sandi
Senin, 28 Februari 2022 | 14:37 WIB
Pecalang atau petugas pengamanan adat Bali memantau situasi saat Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1941 di kawasan Jalan Tol Bali Mandara, Bali, Kamis (7/3). [ANTARA FOTO/Fikri Yusuf]

SuaraBali.id - Hari Raya Nyepi tidak lama lagi akan tiba, sejumlah prosesi dijalani umat Hindu di Bali, pada Senin (28/2/2022) dilaksanakan upacara Melasti dan pada hari H nanti, umat Hindu melaksanakan Catur Brata penyepian.

Saat Tahun Baru Caka 1944 pada Kamis (3/2/2022) mendatang Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Bali meminta agar layanan internet untuk masyarakat umum dimatikan.

Internet hanya dapat digunakan di tempat fasilitas publik yang vital seperti rumah sakit, markas TNI/Polri, Markas Pemadam Kebakaran, dan instansi vital strategis terkait lainnya.

Bukan tanpa alasan, PHDI ingin internet untuk menjaga kesakralan dan kekhusyukan Catur Brata penyepian.

Pemadaman internet medsos pada Hari Raya Nyepi berlangsung pada tanggal 3 Maret 2022 Pukul 06.00 Wita sampai dengan 4 Maret 2022 Pukul 06.00 Wita.

Hal ini disampaikan Ketua PHDI Provinsi Bali Prof. Dr. Drs. I Gusti Ngurah Sudiana di Denpasar, Bali, pada Senin (28/2/2022).

"Kita biasa setiap tahun sejak empat tahun yang lalu kalau Hari Raya Suci Nyepi, umat Hindu di Bali khususnya, itu dihentikan internet, medsos, dan sebagainya supaya umat Hindu di Bali bisa khusuk melaksanakan Hari Raya Nyepi," kata Prof Sudiana.

PHDI Provinsi Bali bersama FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) Bali mengapresiasi Menteri Komunikasi dan Informatika RI serta penyedia layanan provider. Pihaknya meminta ruang kepada umat Hindu di Bali untuk tidak bermedsos internet saat Nyepi.

"Sehingga pelaksanaan Nyepi bisa berjalan dengan Catur Brata Penyepian dan sesuai makna Nyepi itu sendiri. Jadi selama 24 jam, internet itu akan dipadamkan," tuturnya.

Pemadaman Internet selama 24 jam untuk mengikuti alur Nyepi sebagaimana filosofi tidak boleh ada pikiran, perbuatan dan perkataan yang menyimpang dari dharma yang bisa dipengaruhi oleh media sosial.

Load More