SuaraBali.id - Toko bunga (Florist) di kawasan Jalan Ngurah Rai, Tabanan, Bali kebanjiran berkah orderan buket bunga dari keluarga siswa pendidikan pertama Bintara TNI AD Rindam IX/Udayana yang dilantik menjadi prajurit aktif.
Pemilik Flowrence Florist, Intan, bersyukur dengan momentum pelantikan anggota TNI AD penjualan bunganya justru meningkat drastis di tengah melonjaknya harga bunga menjelang Hari Valentine.
"Dari jam 6 pagi tadi buka, langsung ramai karena bertepatan dengan adanya pelantikan tentara kebetulan dekat dengan tempat saya, kebagian rezeki sampai ke sini, mulai ramai jam 7, infonya kan ada ratusan tentara yang dilantik, hari biasa paling 3-4 hand bucket bunga, ini baru 5 jam buka saja sudah lebih dari 200 hand bucket laku terjual, satu orang nyarinya ada yang 3-4 bucket bunga," kata Intan.
Bahkan, Intan bersama tiga orang timnya sampai kewalahan melayani banyaknya orderan yang datang, namun para pelanggan tidak ditolaknya, ia menerima dengan hangat dan ramah setiap pelanggan yang datang.
"Benar-benar sampai kewalahan, dari tadi sibuk merangkai bucket belum sempat duduk, belum sempat istirahat dari tadi," tutur dia.
Ia menjual hand bucket mulai dari harga 50 ribu rupiah, harga tersebut naik 20 ribu dari harga 30 ribu rupiah karena ada kenaikan harga bunga menjelang Hari Valentine 14 Februari.
"Harga bunga dari 30 ribu rupiah naik menjadi 50 ribu rupiah mendekati hari Valentine, kita sebenarnya was-was mahalnya harga bunga, tapi kami jual 50 ribu rupiah respons bagus banyak laku terjual, iya tentu senang dan bikin semangat," tutur Intan yang sudah membuka usaha florist di tahun keempatnya ini.
Sementara itu, keluarga Serda Bernard Junior Selan, terdiri dari ibu kandung, 2 adik, opa, oma dan paman tampak mengantre menunggu satu per satu pembeli yang datang di florist tersebut.
Meraka membelikan hand bucket bunga sebagai ucapan selamat bagi putranya yang berhasil lulus pendidikan dan kini menjadi prajurit aktif TNI AD.
"Kami datang sekeluarga dari Soe Nusa Tenggara Timur, berangkat Selasa lalu dari Kupang, ke Bali memang sengaja untuk menghadiri pelantikan Bernard menjadi prajurit TNI AD, bangga, senang dan kaget," kata paman Berndard, Sefri Ton (35).
Sefri menuturkan bahwa keponakannya itu memang sejak kecil bercita - cita menjadi seorang abdi negara.
"Memang sudah cita-citanya, lulus SMA langsung ikut pendidikan pertama, dan lulus, dia sudah mempersiapkannya dengan matang sehingga sekarang memetik buahnya menjadi seorang tentara, tentu kebanggan kami sekeluarga," ungkapnya.
Terpisah, di lokasi upacara penutupan pendidikan pertama Bintara (Dikmaba) TNI Angkatan Darat di Lapangan Candradimuka Rindam IX/Udayana, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Sonny Aprianto yang memimpin pelantikan mengatakan, ada 435 siswa yang dilantik menjadi prajurit aktif.
"Kita menutup pendidikan pembentukan pertama bintara prajurit karier TNI Angkatan Darat dari Kodam IX/Udayana 435 orang semua lulus,"ujar Pangdam IX/Udayana.
Kontributor Bali : Yosef Rian
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Polisi Ungkap Motif Mengejutkan Bocah Lompat dari Lantai 3 di Denpasar
-
Tak Gentar Meski Skuad Pincang, Johnny Jansen Bocorkan Kunci Kemenangan Bali United
-
Dilarang Bawa Sambal Terasi, Makanan Jamaah Calon Haji Disita Petugas
-
Begini Praktik Curang di Hari Pertama UTBK SNBT 2026
-
Stop 'Open Dumping'! Menteri LH Ancam Pidana Penjara hingga 15 Tahun bagi Pemda Bandel