SuaraBali.id - Tiga desa di Kabupaten Gianyar, Bali disasar untuk program suntik rabies. Tiga desa itu terindikasi ataupun pernah terjadi wabah rabies.
Vaksinasi dilakukan untuk meminimalisir kasus gigitan anjing gila.
Kabid Kesehatan Hewan, Dinas Pertanian dan Peternakan Gianyar, Made Santiarka, menyatakan desa yang disasar adalah Desa Peliatan, Kecamatan Ubud; Desa Manukaya, Kecamatan Tampaksiring; dan Desa Serongga, Kecamatan Gianyar. Vaksin rabies ini melanjutkan program 2021.
“Yaitu menyasar desa luar yang pernah terdapat anjing rabies dan desa-desa yang pernah terdapat anjing rabies,” ujar Made Santiarka, Jumat (21/1/2022) sebagaimana diwartakan beritabali.com – Jaringan Suara.com.
Sampai Kamis, anjing yang sudah divaksin sebanyak 700 ekor anjing. Santiarka mengaku, saat ini warga yang memelihara anjing sudah memiliki kesadaran untuk memvaksin peliharaan mereka.
Sebelumnya, di tahun 2021 lalu, terdapat enam desa yang dikatagorikan zona merah rabies.
Desa tersebut adalah Desa Sebatu, Medahan, Buruan, Taro, Bresela, Keliki, Melinggih dan Ubud. Sedangkan desa dengan populasi anjing tertinggi adalah Desa Lodtunduh dan Kelusa.
“Desa-desa tetangga dari zona merah itu, kami tuntaskan untuk vaksinasi, guna memotong rantai penyebaran lebih luas,” ungkapnya.
Hanya saja persoalannya, di desa-desa pelosok, kesulitan vaksinasi anjing. Sebab peliharaan warga dilepasliarkan.
“Itu kesulitan kami” tutup dia.
Berita Terkait
-
Tolak Main di Eredivisie, Striker Bali United Jort van der Sande Menyesal Berkarier di Indonesia?
-
Prabowo Ungkap Penyebab Antrean BBM di Bali, Bukan karena Stok Menipis
-
Mau Liburan Natal dan Akhir Tahun Makin Berkesan? Ini Pilihan Aktivitas Seru di Bali
-
Tiga Srikandi TelkomGroup Bagikan Perspektif Kepemimpinan Perempuan di Bali Tech Week 2026
-
Sampah Plastik Bali Tak Cukup Diatasi dengan Memilah, Ini Masalah di Balik Daur Ulang
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
Terkini
-
Pria di Klungkung Berakhir Babak Belur Dihajar Saat Ngopi
-
Nikmati Promo Spesial Cashback BRI di Hari Sumpah Pemuda Pakai QRIS BRImo
-
Perkuat Nilai bagi Pemegang Saham, BRI Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun
-
Ini Identitas Dua Bule Prancis Pemeran Video Syur Berdurasi 13 Menit yang Hebohkan Bali
-
Pakai Barcode Palsu, Sindikat BBM Subsidi di Denpasar Raup Omzet Rp75 Juta