SuaraBali.id - Keripik pisang termasuk salah satu cemilan yang banyak disukai masyarakat Indonesia. Cemilan ini bisa diolah dengan berbagai macam rasa. Cara pembuatannya sederhana dan bahan utama pisang mudah ditemukan di pasaran.
Selain dibuat cemilan keripik ini cocok juga untuk ide jualan bisnis. Tertarik membuatnya sendiri, simak informasi berikut tentang tips dan cara buat keripik pisang renyah cocok untuk ide bisnis.
Tips Buat Keripik Pisang Renyah
1. Pilih bahan berkualitas
Gunakan bahan yang berkualitas terutama pisang kepok yang setengah matang untuk mendapatkan rasa dan tekstur yang baik.
2. Iris tipis pisang
Setelah dikupas pisang masuk dalam tahap pengolah yang pertama di iris. Bisa menggunakan alat manual atau alat khusus. Usahakan potongan tipis agar bumbu bisa meresap saat proses selanjutnya.
3. Rendam pisang
Selesai dipotog pisang kemudian direndam dengan air kapur sirih minimal 30 menit sampai 1 jam.
Baca Juga: Kupas Tuntas Kuliner Keripik Gedebog Pisang
4. Penggorengan
Gunakan minyak secukupnya sampai pisang terendam, pastikan minyak panas, dan pisang benar-benar tiris. Sebelum menggoreng tambahkan margarin pada minyak agar warna pisang lebih menyala. Goreng secara perlahan agar irisan pisang tidak rusak.
5. Tambahkan rasa
Setekah ditiriskan, keripik pisang bisa ditambahkan rasa sesuai selera seperti larutan gula pasir, gula halus, pedas, asin, atau original gurih.
Cara Buat Keripik Pisang Manis Renyah
Bahan yang perlu disiapkan:
Tag
Berita Terkait
-
8 Makanan Khas Lampung, Sudah Pernah Coba Gulai Tempoyak?
-
Bananania Keripik Pisang: Camilan Pisang yang Renyah dengan Aneka Rasa
-
Viral Bocah Jualan Keripik Pisang Sambil Dorong Ibu di Kursi Roda, Kisahnya Pilu
-
Kupas Tuntas Kuliner Keripik Gedebog Pisang
-
Pembunuh Pedagang Keripik Pisang Dituntut 13 Tahun Penjara
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Perkuat Nilai bagi Pemegang Saham, BRI Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun
-
Ini Identitas Dua Bule Prancis Pemeran Video Syur Berdurasi 13 Menit yang Hebohkan Bali
-
Pakai Barcode Palsu, Sindikat BBM Subsidi di Denpasar Raup Omzet Rp75 Juta
-
Polda NTB Sita 1.734 Liter Pertalite Subsidi di Lombok Timur
-
Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN