SuaraBali.id - Konservasi dan perlindungan tumbuhan di Indonesia semakin digalakkan akibat rusaknya hutan.
Disebabkan oleh faktor alam, pembalakan liar, dan perusakan yang dilakukan oleh tangan manusia lainnya.
Salah satunya Kebun Raya Cibodas yang merupakan balai konservasi di bawah Kebun Raya Bogor. Terletak di antara Gunung Gede dan Pangrango.
Selain difungsikan sebagai pusat konservasi, Kebun Raya Cibodas juga menjadi destinasi wisata dengan kesejukan dan hijaunya pemandangan.
Berikut akan dijelaskan mengenai sejarah, daya tarik, dan harga tiket masuk Kebun Raya Cibodas. Simak informasi di bawah ini.
Kawasan Kebun Raya Cibodas didirikan pada 11 April 1852, oleh Johannes Elias Teijsmann.
Awalnya tanaman yang ada yakni pohon kina yang laku keras di luar negeri.
Namun seiring berjalannya waktu banyak jenis tanaman lain yang di tanam. mulai 2003 status kawasan Kebun Raya Cibodas berubah menjadi Kebun Raya Bogor.
Baca Juga: Siap-siap, Pakar Prediksi Indonesia akan Alami Kemarau Kering pada 2022
Saat kamu memasuki kawasan ini, ada beberapa aktivitas seru alam yang bisa kamu lakukan di antaranya.
1. Taman Pohon Bunga Sakura
Kamu tahu Bunga Sakura identik dengan Negara Jepang. Ingin melihatnya secara langsung cukup datang ke Kebun Raya Cibodas tanpa harus terbang jauh ke Jepang.
Bunga sakura ini bisa tumbuh sebab ketinggian tempat yang mencapai 1.500 mdpl sehingga memungkinkan Bunga Sakura hidup.
Sekarang tinggal 7 pohon sakura saja yang hidup dari 300 pohon dulunya.
Waktu yang tepat yakni di Januari dan Februari dan Juli sampai Agustus.
2. Curug Cibereum
Untuk bisa mencapai kawasan curug ini kamu perlu trekng dengan jalan berbatu.
Sepanjang jalan kamu bisa menikmati indahnya pemandangan. Ketinggian air Curug Cibeureum sekitar 50 meter di atas ketinggian 1675 mdpl.
Saat melewati jalanan berbatu kamu bisa melihat Araucaria Venue yang sudah ada pada tahun 1866.
3. Taman Lumut
Taman Lumut di Kebun Raya Cibodas memiliki koleksi sekitar 235 jenis. Lumut hidup dimana saja dan juga dilestarikan.
4. Taman Rhododendron
Isi taman ini yakni berbagai jenis bunga dari Indonesia, Jepang, dan Cina. Dijamin mata kamu akan kembali segar setelah melihatnya.
5. Jalan Air
Area ini merupakan arus dari Sungai Cibogo yang bersumber dari Gunung Gede. Airnya jernih cocok untuk tempat bermain pengunjung terutama anak-anak.
6. Bunga Bangkai Raksasa
Tanaman ini termasuk tanaman endemic Indonesia yang mengeluarkan bau busuk yang khas.
Bunga ini mekar 4 tahun sekali dan bisa tumbuh mencapai 3 meter.
7. Rumah Kaca
Di dekat bunga bangkai ada juga rumah kaca yang berisi tanaman kaktus dan anggrek yang langka.
Setidaknya ada 4 ribu tanaman dengan 350 jenis kaktus dan anggrek,
8. Koleksi Tanaman Paku
Di Kebun Raya Cibodas kamu juga bisa menemukan tanaman paku dengan berbagai jenis yang berasal dari Indonesia.
Masyarakat Pulau Jawa mempunyai keahlian dalam mengolah tanaman ini.
9. Kolam Besar
Kolam ini didirikan pada 1991 yang berfungsi sebagai habitat alam tanaman air. Di tengah ada air mancur dengan pancaran air yang deras.
10. Mengelilingi Kebun Raya Dengan Busa
Layanan baru ini bisa kamu nikmati dengan membayar tiket Rp 10.000. Murah Bukan kamu bisa puas berkeliling seluruh area Kebun Raya Cibodas.
Harga Tiket Masuk Kebun Raya Cibodas
Tiket masuk Kebun Raya Cibodas ini sangat murah berikut daftar harga tiket masuk untuk wisatawan domestik dan mancanegara.
1. Tiket Domestik dan Mancanegara weekday Rp 16.500
2. Tiket Domestik dan Mancanegara weekend Rp 26.500
3. Tiket Sepeda weekday Rp 15.000
4. Tiket Sepeda weekend Rp 20.000
Demikian ulasan informasi mengenai sejara, daya tarik, dan harga tiket masuknya. Semoga bermanfaat.
Kontributor : Cahya Hanifah
Berita Terkait
-
Daftar Tiket Masuk di Kebun Raya Bogor, Beserta Rekomendasi Aktivitas Seru
-
10 Daya Tarik Taman Cibodas, Nikmati Pesona Bunga Sakura Ala Jepang
-
Siap-siap, Pakar Prediksi Indonesia akan Alami Kemarau Kering pada 2022
-
Kurangi Emisi Karbon, Journey to Zero Bergerak Bersama Agoge #BirukanLangit Jogja
-
Mengadu ke Made Mangku Pastika, Warga Setempat Ingin TWA Sangeh Jadi Hutan Adat
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
Terkini
-
Dukung Arahan Prabowo, BRI Siap Perluas Akses Rekening bagi Masyarakat Indonesia
-
WNA Asal Tiongkok Rekat Emas 10 Kg di Tubuh Demi Lolos ke Luar Negeri
-
Tanpa Ribet, Ini Keunggulan BRI Multiguna Pre-Approved Buat Penuhi Berbagai Kebutuhan
-
Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat
-
Niat Nikahin Anak, Pria di Bali Malah Gasak Sertifikat Tanah dan BPKB Calon Mertua Senilai Rp83 Juta