SuaraBali.id - Setelah pasar Mandalika kembali difungsikan kini peristiwa kebakaran menimpa 4 toko sembako di komplek Pasar tersebut. Toko sembako di Pasar yang terletak Kelurahan Bertais Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram, NTB, Minggu (26/12/2021) sore itu dilahap si jago merah.
Diduga penyebab kebakaran karena korsleting instalasi listrik pada salah satu toko. Kapolsek Cakaranegara, Kompol M Nasrullah menjelaskan, peristiwa kebakaran pertama kali diketahui oleh saksi S, penjaga malam di pasar Mandalika.
Saksi S awalnya melihat adanya api pada pukul 18.10 WITA dari toko milik L. Kemudian, koordinator lapangan pasar Mandalika S, langsung menghubungi SPKT Polsek Sandubaya dan petugas pemadam kebakaran Kota Mataram.
Beberapa saat kemudian 2 unit mobil pemadam kebakaran Kota Mataram bersama KA SPKT Aiptu Muksin Efendi bergegas mendatangi TKP.
"Api berhasil dipadamkan sekitar Pukul 19.00 Wita," jelas Kapolsek Nasrullah, Senin (27/12/2021) sebagaimana diwartakan beritabali.com – Jaringan Suara.com.
Berdasarkan keterangan saksi, penyebab kebakaran sementara diduga akibat konsleting instalasi listrik pada toko milik L.
Api kemudian menjalar ke toko milik M dan S, sehingga mengakibatkan 4 (empat) lokal bangunan permanen ukuran 3 x 4 tersebut mengalami kebakaran.
“Tidak terdapat korban jiwa, hanya kerugian materiil berupa barang dagangan sembako dan fisik bangunan ditaksir Rp 100 juta. Kami segera lakukan pengamanan TKP serta mengumpulkan keterangan saksi sebagai tindakan kepolisian,” tutup Kapolsek.
Berita Terkait
-
Kebakaran Landa Permukiman Padat di Menteng Jakpus, 16 Mobil Damkar Dikerahkan
-
Usai Kalimantan, Jepang Kirim Pasukan Padamkan Kebakaran di Mongolia
-
Karhutla Ancam Ekosistem Perairan, Hasil Tangkapan Ikan Turun hingga 78 Persen
-
Kiamat Ekologis: Ketika Desa Adat, Hutan, dan Satwa Liar Perlahan Hilang
-
Karhutla Sulawesi Ancam Lukisan Tertua di Dunia, Usianya Hampir 68.000 Tahun
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Perkuat Nilai bagi Pemegang Saham, BRI Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun
-
Ini Identitas Dua Bule Prancis Pemeran Video Syur Berdurasi 13 Menit yang Hebohkan Bali
-
Pakai Barcode Palsu, Sindikat BBM Subsidi di Denpasar Raup Omzet Rp75 Juta
-
Polda NTB Sita 1.734 Liter Pertalite Subsidi di Lombok Timur
-
Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN