SuaraBali.id - Potensi hujan di Nusa Tenggara Barat masih tinggi, mengingat saat ini akan memasuki periode puncak musim hujan. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Lombok Barat menyatakan, pada akhir tahun 2021 masih ada potensi bencana hidrometrologi.
"Meratanya musim hujan di wilayah Provinsi NTB berpotensi dapat meningkatkan frekuensi dan intensitas curah hujan secara signifikan di akhir tahun 2021," kata Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Lombok Barat, Restu Patria Megantara di Praya, Rabu (22/12/2021).
BMKG mengimbau masyarakat untuk waspada dan tetap berhati-hati terkait potensi bencana hidrometeorologis yang dapat ditimbulkan seperti hujan lebat, angin kencang, banjir, potensi longsor ini.
"Ini dapat terjadi secara tiba-tiba dan bersifat lokal," katanya.
Pada dasarian III Desember 2021 terdapat potensi terjadinya hujan dengan intensitas menengah dan yang cukup tinggi terutama di wilayah Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, Sebagian Kabupaten Lombok Tengah, Jerowaru, sebagian wilayah Kabupaten Sumbawa Barat, Kabupaten Sumbawa, sebagian besar wilayah Bima dan Dompu.
"Hujan dengan intensitas >100 mm/dasarian berpotensi terjadi secara merata hampir di seluruh wilayah NTB," katanya.
Terdapat juga potensi hujan dengan intensitas >150mm/dasarian yang berpotensi terjadi di wilayah Kota Mataram, sebagian besar wilayah Kabupaten Lombok Barat, wilayah Kabupaten Lombok Tengah dan Lombok Timur bagian selatan, Kabupaten Sumbawa Barat bagian selatan, sebagian kecil Kabupaten Sumbawa, sebagian besar wilayah Bima dan Dompu dengan peluang sebesar 10-30 persen.
"Potensi hujan tinggi terus meningkat menuju puncak musim hujan," katanya. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Musim Hujan Datang, Rambut Butuh Perawatan Ekstra agar Tetap Sehat dan Mudah Diatur
-
Curah Hujan Masih Tinggi, BMKG Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca di Jakarta hingga 22 Januari
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Hujan Ringan Merata, Warga Diimbau Waspada
-
BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah Indonesia hingga Akhir Januari 2026
-
Analisis BMKG: Pesawat ATR Jatuh di Maros saat Awan Cumulonimbus Selimuti Jalur Pendaratan
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas X Halaman 173 Kurikulum Merdeka: Sisi Lain Kartini
-
Kunci Jawaban Matematika Kelas VII Halaman 20 : Operasi Perkalian dan Pembagian Bilangan Bulat
-
Kunci Jawaban Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas VII Halaman 67: Salat dan Zikir
-
Bule Australia Aniaya Bule Inggris di Bandara Ngurah Rai Bali
-
7 Fakta Penangkapan Costinel Zuleam di Bali: Buronan Paling Dicari di Eropa