SuaraBali.id - Pemerintah daerah melakukan relokasi terhadap para pedagang ke pasar Kuta Mandalika di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Hal ini karena pasar Kuta Mandalika sudah bisa kembali difungsikan.
"Setelah sekian lama tertunda, akhirnya pemindahan pedagang Pasar Kuta berhasil dilaksanakan ke Pasar Mandalika," kata Bupati Lombok Tengah, H Lalu Pathul Bahri di Praya, Minggu (20/12/2021).
Sebelumnya, Pasar Kuta Mandalika selesai dibangun tahun 2020, namun gagal dilakukan pemindahan akibat sarana dan prasarana pasar belum memadai. Menurut rencana pedagang pasar tradisional yang berada di pinggir pantai akan dipindahkan ke Pasar Mandalika.
"Namun para pedagang pun enggan pindah mengingat sarana vital seperti ketersediaan air, MCK dan lain lain belum lengkap. Tetapi dengan telah dilengkapi sarana dan prasarana pasar maka pedagang kemudian antusias terhadap pemindahan ini," katanya.
Pemindahan dilakukan dalam rangka memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pedagang. Dengan pasar baru ini maka kebersihan pasar akan tetap terjaga.
"Kalau sudah ditempat yang bagus dan layak seperti Pasar Mandalika ini, maka saya rasa pedagang akan lebih nyaman, aman dan lingkungan juga akan bersih," katanya.
Pemerintah daerah sendiri terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi pedagang pasar. Sarana prasarana pasar dilengkapi bahkan dibangun dengan bangunan megah dan layak pakai.
"Hal itu dimaksudkan agar pedagang dan pembeli lebih nyaman bertransaksi. Ke depan pasar ini akan bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat terlebih dengan adanya ajang MotoGP di Sirkuit Mandalika," katanya. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Eks Bupati Lombok Tengah Laporkan Perempuan yang Diduga Merusak Mobil
-
Air Terjun Sendang Gile, Pesona Alam Cantik yang Sayang untuk Dilewatkan
-
Menikmati Pesona Pantai Pink Lombok yang Memiliki Pasir Warna Merah Jambu
-
Bahaya, Warga di Lombok Tengah Diimbau Tak Merayakan Malam Tahun Baru Dengan Pikap
-
Skandal Sodomi Guncang Kampus di NTB, Dosen Diduga Lecehkan Mahasiswa Lewat Paguyuban "Agresi"
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
Terkini
-
5 Restoran di Bali yang Cocok Untuk Acara Makan Bersama Keluarga
-
Thai Lion Air Kini Terbang dari Bali ke Bangkok, Jadwalnya 4 Kali Seminggu
-
Arus Balik dari Jawa ke Bali Mulai Meningkat, Akhir Pekan Diprediksi Jadi Puncaknya
-
7 Kolam Renang di Bali Murah Untuk Liburan Anak-anak
-
Dulu Turis Langsung ke Gili Trawangan, Kini Senggigi Dibidik: NTB Ubah Strategi Pariwisata