SuaraBali.id - Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali mencatat hingga Sabtu (11/12) sebanyak 3,06 juta warga di Pulau Dewata sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19 dosis lengkap atau mencapai 90 persen dari target sasaran 3.405.130 orang.
"Dari 3.064.449 warga Bali yang sudah mendapatkan vaksinasi dosis lengkap, yang tertinggi dilaporkan di Kota Denpasar sebesar 129,6 persen," kata Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali I Made Rentin di Denpasar, Minggu (12/12/2021).
Sedangkan cakupan vaksinasi untuk delapan kabupaten lainnya di Provinsi Bali yakni Kabupaten Badung 106 persen, Tabanan 88,4 persen, Klungkung 84,2 persen, Gianyar 80,7 persen, Kabupaten Jembrana 76,1 persen, Kabupaten Bangli 76 persen, Karangasem 74,9 persen dan Buleleng 70,5 persen.
Sementara itu, capaian vaksinasi Covid-19 untuk suntik atau dosis pertama hingga Sabtu (11/12) sudah diterima sebanyak 3.460.738 orang atau 101,63 persen dari target sasaran.
Cakupan vaksinasi Covid-19 untuk suntik atau dosis pertama yang tertinggi tercatat di Kota Denpasar sebesar 147,3 persen dan cakupan terendah di Kabupaten Buleleng sebesar 81,2 persen.
Rentin menambahkan, hingga saat ini semua kabupaten/kota di Bali sudah termasuk zona kuning atau risiko rendah penyebaran Covid-19.
"Hari ini, Minggu (12/12) penambahan kasus baru dilaporkan tiga orang dan empat orang dilaporkan sembuh dari Covid-19 dan satu orang meninggal dunia," tuturnya.
Sedangkan jumlah kasus aktif Covid-19 dilaporkan tinggal sebanyak 153 orang. Dari jumlah tersebut, yang dirawat di RS rujukan sebanyak 50 orang, di tempat isolasi terpusat ada 69 orang dan yang menjalani isolasi mandiri sebanyak 34 orang.
Satgas Provinsi bersama Kabupaten/Kota se-Bali hingga saat ini masih menyiagakan sebanyak 175 titik tempat isolasi terpusat dengan kapasitas total 883 tempat tidur.
Baca Juga: Warga Bali Diajak Gunakan Kain Tenun Endek Asli
"Meskipun kasus Covid-19 di daerah kita sudah melandai, saya mengimbau masyarakat agar tetap disiplin protokol kesehatan kapan saja dan dimana saja. Masyarakat boleh berkegiatan, namun harus tetap mematuhi prokes," ujarnya.
Rentin mengimbau masyarakat untuk tertib dan disiplin mentaati dan melaksanakan protokol kesehatan dan menerapkan pola hidup sehat serta bebas Covid-19 dengan 6 M yakni memakai masker standar dengan benar, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi bepergian, meningkatkan imun, dan mentaati aturan. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Ngebut Bawa Tas Kuning Isi Ayam, Dua Remaja 16 Tahun di Bali Diciduk Warga
-
Likuiditas Makin Solid Berkat Dana SAL, BRI Siap Perluas Kredit UMKM
-
Warga Buleleng Temukan Trenggiling Langka di Pantai, Begini Penampakannya
-
Bongkar Korupsi Jumbo! Kejati NTB Bidik 3 Kasus Sekaligus di Bank Daerah
-
Pengamat: Transformasi Danantara Berpotensi Perkuat Kontribusi Pajak BRI ke Negara