SuaraBali.id - Federasi sepeda dunia UCI menyetujui usulan. Menjadikan Indonesia sebagai pusat pelatihan balap sepeda internasional untuk kawasan Asia Tenggara.
Hal itu disampaikan Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari. Dalam sebuah tayangan video pada pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI) 2021 di Jakarta, Sabtu 11 Desember 2021.
Okto, sapaan akrab Raja Sapta, mengatakan persetujuan tersebut didapat setelah pihaknya menemui perwakilan UCI di kantornya di Swiss.
“Saya mendapat kabar baik bahwa UCI akan mendukung peralatan untuk keperluan balap sepeda Indonesia. Kita juga bisa lebih banyak lagi mengirim atlet ke UCI untuk pembinaan prestasi,” ungkap Okto.
“UCI setuju bahwa Indonesia khususnya Jakarta menjadi pusat pelatihan balap sepeda disiplin trek dan BMX untuk kawasan Asia Tenggara,” ujarnya menambahkan.
Okto berharap modal bagus tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh Ketua Umum PB ISSI periode 2021-2025 Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Sekretaris Jenderal KOI Ferry J Kono menambahkan bahwa UCI menyetujui usulan untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat pelatihan atlet internasional karena Jakarta memiliki Velodrome yang diklaimnya sebagai yang terbaik di Asia.
“Jadi atlet-atlet mancanegara bisa berlatih di sini selama beberapa tahun karena ada fasilitas tersebut,” ucap Ferry saat ditemui usai pelantikan pengurus baru ISSI.
“Kami berharap itu bisa dilanjutkan oleh PB ISSI untuk kemudian menindaklanjuti karena kami, KOI, sudah mengantarkan dan kami berharap ini bisa dimanfaatkan,” katanya lagi.
Baca Juga: Biaya Umrah Jamaah Indonesia Kemungkinan Naik hingga Rp 40 Juta
Sebelumnya, Listyo Sigit Prabowo resmi dilantik oleh Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman sebagai Ketua Umum PB ISSI masa bakti 2021-2025 di Jakarta.
Listyo yang juga menjabat sebagai Kepala Kepolisian RI (Kapolri) itu sebelumnya terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum PB ISSI, menggantikan Raja Sapta Oktohari, dalam Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) di Jakarta, April lalu.
Seusai pelantikan, Listyo mengatakan bahwa jajaran kepengurusanya telah membuat rencana kerja yang menyelaraskan dengan Desain Besar Olahraga Nasional.
“Kami akan mewujudkan, membuat trek-trek atau jalur. Apakah itu di perkotaan atau trek-trek baru maupun seperti yang dikatakan oleh Ketum KONI, menyediakan trek yang bisa digunakan untuk event Internasional,” ujar Listyo.
“Untuk menambah Tour De Singkarak, Tour De Bali dan sebagainya, akan kami tambah sehingga Indonesia menjadi tujuan wisata olahraga,” katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
17 Saksi Pembakaran Santri Diperiksa Polisi
-
7 Risiko Digital Mengintai Anak, Guru dan Orang Tua Harus Waspada
-
Minyakita Bercampur Biosolar? Ini Hasil Investigasi Bulog NTB
-
Program Makan Gratis Libur, Harga Sayur di Lombok Anjlok Parah
-
Kisah BRI Dampingi PMI Bangun Usaha, Dari Pekerja Migran Jadi Entrepreneur