SuaraBali.id - DKI Jakarta merupakan tempat pertemuan berbagai kebudayaan pendatang dengan kebudayaan asli Betawi. Kebudayaan yang memiliki sentuhan budaya Tionghoa, India, dan Arab yang tercermin dari pakaian adat Betawi dan beragam ornamen pendampingnya.
Biasanya pakaian ini digunakan pada waktu perayaan atau hajatan. Hal ini menunjukan bahwa pakaian adat Betawi ini cukup ikonik dan memiliki khas untuk dipakai dalam berbagai momentum.
Dikesempatan kali ini kita akan membahas tentang pakaian adat Betawi yang mungkin masih banyak orang yang belum mengetahui nama dari pakaian tersebut.
Berikut nama pakaian adat Betawi yang perlu anda ketahui:
Pakaian adat ini khusus untuk pria yang terdiri dari berbagai macam antara lain baju koko, celana batik, celana komprang, baju sadariah, selendang, sorban, peci, dan ikat pinggang. Pakaian tersebut adalah pakaian tradisional keseharian pria Betawi.
Pakaian adat ini terdiri dari pakaian kurung, kain sarung batik, dan kerudung atau selendang kepala, pakaian ini digunakan khusus wanita untuk model dan sehari-hari. Biasanya baju kurung memiliki warna yang mencolok seperti kuning, pink, hijau, dsb.
Baca Juga: Wisata Alam, Ini 5 Tempat Piknik di Jakarta yang Nggak Kalah Kece
Pakaian ini mencerminkan busana sehari-hari yang digunakan oleh masyarakat Betawi. Untuk wanita biasanya menggunakan baju kurung yang tidak bermotif dengan model lengan pendek. Sementara untuk laki-laki menggunakan baju koko sadariah untuk kesehariannya.
Dipadukan dengan celana seperempat kaki dengan ukuran yang besar dan ditambah dengan asesoris peci dan kopyah dan selendang yang disampirkan dibahu mereka.
Pakaian pengantin ini memiliki dua sebutan yaitu Dandanan Care Haji dan Care None Pengantin Cine. Dandanan Care Haji merupakan sebuah bentuk akulturasi budaya yang ada di Betawi yaitu budaya Melayu, Arab, dan Cina.
Pakaian ini digunakan untuk pengantin laki-laki dengan jubah panjang dan dilengkapi dengan kopyah. Dandanan Care None Pengantin Cine digunakan untuk pengantin wanita yang berupa rok yang disebut kun.
5. Pakaian Adat Betawi Khusus Bangsawan
Berita Terkait
-
RUU 'Antek Asing': Senjata Lawan Propaganda atau Alat Bungkam Suara Kritis?
-
Gubernur Pramono Persilakan Buruh Gugat UMP Jakarta ke PTUN: Ini Negara Demokrasi
-
Kemenhub Dorong Kesetaraan Akses Transportasi Jakarta - Bodetabek untuk Kurangi Kendaraan Pribadi
-
Senyum Immanuel Ebenezer Saat Jalani Sidang Dakwaan di Pengadilan Tipikor
-
Kenapa Persija Lepas Gustavo Franca, Gabung Arema FC?
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Jadi Idola Gen Z, Ini Kelebihan Macbook Dibanding Laptop Lain
-
Tradisi Unik Jelang Ramadan di Tengah Umat Hindu Bali
-
Ingin Tetap Langsing Saat Puasa? Ini Tips Diet di Bulan Ramadan
-
Kepala Kantor BPN Bali Lawan Penetapan Tersangka Lewat Praperadilan
-
Status Gunung Ile Lewotolok Naik Jadi Siaga, Ribuan Gempa Tercatat