SuaraBali.id - Ibu rumah tangga yang tinggal di Jalan Bung Tomo Denpasar, Bali ditangkap polisi setelah beraksi menggondol uang di dalam warung dan toko dengan modus berpura-pura membeli.
Aksinya ini pun viral di media sosial dan banyak mendapatkan respons dari warganet
Ibu muda berinisial NPRD (20) ini mengaku sudah beraksi di 16 TKP. Aksi terakhir terjadi di toko tas di Jalan Gunung Batur nomor 101X Pemecutan Denpasar Barat, pada Kamis 25 November 2021 siang.
Kapolsek Denpasar Barat, Kompol Doddy Monza menuturkan bahwa tersangka datang ke toko tas dengan berpura-pura berbelanja sekitar pukul 13.30 WITA. Toko tas dijaga oleh I Gusti Agung Dila Yunda (15). Namun saat menjaga toko, saksi korban tertidur.
Kesempatan itu digunakan tersangka beraksi.
"Korban tertidur di toko dan tersangka masuk melancarkan aksinya," ungkap Kapolsek Doddy, pada Selasa 30 November 2021 seperti diwartakan beritabali.com – jaringan suara.com.
Penjaga toko terbangun sekitar pukul 14.30 WITA. Ia baru sadar laci uang dalam keadaan terbuka. Ia lantas mengecek dompet dan ternyata uang tunai Rp 900.000 sudah raib.
Saksi asal Tabanan ini sempat bertanya ke warung sebelah dan mengecek rekaman CCTV. Akhirnya diketahui pelaku pencurian seorang perempuan mengenakan baju merah dan celana pendek.
"Tersangka datang ke lokasi mengendarai sepeda motor Vario warna hitam DK 5958 BB," jelasnya.
Kasus pencurian ini dilaporkan ke Polsek Denpasar Barat. Bahkan kasus pencurian itu diviralkan di media sosial dengan harapan pelaku cepat tertangkap.
Setelah dilakukan penyelidikan, Polisi berhasil meringkus tersangka di rumah kosnya di Jalan Bung Tomo nomor 45B Denpasar, pada Jumat 26 November 2021 sekitar pukul 15.00 WITA.
"Dari hasil pemeriksaan ia mengaku sudah beraksi di 16 TKP. Ia dijerat Pasal 362 KUHP hukuman maksimal lima tahun penjara," beber Kapolsek.
Ada pun ke 16 TKP itu yakni, 2 kali di Jalan Merpati Denpasar dengan kerugian sebesar Rp 1 juta dan Rp 600 ribu. Dua kali di Jalan Kalimutu dengan masing-masing kerugian Rp 300 dan Rp 3 juta.
Kemudian di Jalan Buana Kubu, kerugian Rp 500 ribu dan Warung Monang Maning, juga Rp 500 ribu. Dua kali di jalan Gunung Slamet, kerugian Rp 400 ribu dan Rp 200 ribu.
Lanjut, 2 kali di Jalan Gunung Cemara, dengan kerugian Rp 1,2 juta dan Rp 400 ribu. Dua kali di Jalan Gunung Karang Denpasar, kerugian masing-masing Rp 250 ribu. Pencurian di Jalan Pura Demak, Rp 200 ribu. Jalan Bung Tomo, juga Rp 200 ribu. Jalan Kusuma Bangsa, Rp 300 ribu dan Jalan Gang Indus Rp 300 ribu.
Berita Terkait
-
Resmi Ngaspal di Jogja Mulai Rp29 Jutaan, Ini Ubahan Radikal Vario Evo 160 yang Bikin Terpesona
-
Lebih dari Sekadar Tebing dan Sunset, Ini Cara Baru Menikmati Keindahan Uluwatu
-
Bek Keturunan Tinggalkan FC Emmen, Disebut Gabung Klub Super League
-
Intip Rahasia Mesin Vario Evo 160 yang Bikin Tarikan Makin Galak, Bukan Evolusi Wajah Saja
-
The Apurva Kempinski Bali Angkat Isu Regenerasi dan Keberlanjutan
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Minyakita Bercampur Biosolar? Ini Hasil Investigasi Bulog NTB
-
Program Makan Gratis Libur, Harga Sayur di Lombok Anjlok Parah
-
Kisah BRI Dampingi PMI Bangun Usaha, Dari Pekerja Migran Jadi Entrepreneur
-
Likuiditas Perbankan Diperkuat, BRI Optimistis Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan UMKM
-
Investasi Kapal Miliaran Sia-sia? Ini Penyebab Utama Kapal Menumpuk di Pelabuhan Ketapang