SuaraBali.id - Balapan World Superbike (WSBK) di Sirkuit Mandalika, Lombok, NTB baru saja usai. Para pebalap dunia membagikan kesan pertamanya setelah mengaspal di sirkuit yang baru diresmikan pada 12 Novermber 2021 lalu ini.
Pebalap asal Britania Raya, Scott Redding kagum terhadap kualitas aspal yang dimiliki sirkuit yang memiliki 17 tikungan ini. Meski mengaspal dalam trek basah, cengkraman bannya tak sedikitpun terganggu.
“Awalnya saya berencana balapan konsenvatif saja. Namun seiring dengan grip pada ban yang melekat sempurna, saya pun memberanikan diri untuk menyalip lebih banyak. Tetunya ini harus dicoba khususnya di balapan penghujung musim,” kata pebalap yang membela Aruba.It Racing-Ducati.
Redding tak bisa menyembunyikan perasaannya untuk tidak mengangkat jempol bagi Sirkuit Mandalika. Ia mengatakan bahwa balapan di Mandalika bisa jadi salah satu balapan terbaiknya kala hujan.
“Ini mungkin salah satu pertarungan terbaik yang pernah saya alami di saat hujan. Saya sangat senang melakukannya. Lintasannya memiliki grip yang sangat banyak sehingga tak mudah tergelincir, dan Anda bisa tampil lebih menekan ke yang lain. Benar-benar balapan yang nyaris sama dengan kondisi kering,” tukas pebalap yang meraih podium kedua setelah juara bertahan, Jonathan Rea.
Jarang balapan di kondisi hujan, tentu saja pengalaman di Mandalika bakal sulit terlupakan. Bersaing dengan Jonathan Rea di barisan depan dia tidak menyangka aspal di lintasan memberikan grip yang luar biasa.
Senada dengan Redding, Jonathan Rea memuji kualitas lintasan Mandalika. Rea yang dijuluki “Raja Mandalika” karena berhasil memenangi balapan 1 dan 2 itu merasa Sirkuit Mandalika menjadi salah satu sirkuit dengan daya cengkeram dalam lintasan basah terbaik di dunia.
"Sejujurnya, ini salah satu sirkuit dengan daya cengkeram terbaik di dunia dalam kondisi lintasan basah," kata Rea seperti dikutip dari GPOne.
Selain itu, mantan pebalap MotoGp yang kini bertarung di WSBK, Alvaro Bautista bersepakat denga napa yang disampaikan Redding dan Rea. Pebalap asal Spanyol itu memuji kerja keras Mandalika Grand Prix Association (MGPA) yang mampu membangun Sirkuit Mandalika dalam waktu singkat untuk menggelar balapan terakhir WSBK 2021.
“Aspal sirkuit Mandalika memang di atas rata-rata. Pertandingan yang akan seru di sini,” kata Bautista.
Sirkuit Mandalika memang menggunakan teknologi aspal terbaru yang diklaim terbaik di dunia, yakni Stone Mastic Asphalt (SMA). Kelebihannya aspal ini lebih kuat dari cuaca dan lebih cocok untuk iklim tropis ala Indonesia serta mampu menahan beban hingga tekanan berton-ton.
Selain pujian, para pebalap juga menyoroti soal buruknya drainase di Sirkuit Mandalika. Harapannya, Sirkuit dengan lanskap yang indah ini akan terus berbenah menyambut event-event berikutnya.
Kontributor : Lalu Muhammad Helmi Akbar
Tag
Berita Terkait
-
InJourney Ajak Masyarakat Ramaikan Pertamina Grand Prix of Indonesia, Tiket Diskon Sampai 30%
-
Mario Aji dan Veda Ega Ajak Masyarakat Ramaikan Gelaran MotoGP Mandalika 2026
-
Tragedi di Balik Tembok Pesantren: Mengurai Kasus Santri Dibakar di Lombok
-
Sengaja Dibakar atau Kecelakaan? Misteri Tewasnya Santri di Lombok Tengah Masuk Meja DPR
-
Pimpinan Ponpes Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka Kasus Santri Terbakar, Polisi Buka Suara
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Guru SD di Buleleng Diduga Cabuli Murid, Polisi Lakukan Penyelidikan
-
Bukan Sekadar Diskriminasi, Event Lari Khusus Bule di Bali Ternyata Belum Kantongi Izin?
-
25 Ton Ikan Nila Mati Massal Akibat Letupan Belerang di Danau Batur
-
Beli Sunscreen Kahf Online Original Hanya di Blibli
-
Rumah Dosen di Klungkung Dibobol, 12 Sertifikat Tanah Raib Dicuri