SuaraBali.id - Siapa sangka, dari hobi modifikasi mainan ternyata bisa menghasilkan omzet hingga Rp 8 juta sebulan. Kisah sukses itu dialami oleh Bambang Hariadi, warga asal Lumajang yang kini tinggal di Desa Kutuh, Kuta Selatan, Bali.
Beruntungnya, awalnya ia hanya menyiapkan modal Rp 20 ribu dari pembelian mainan tapi setelah dimodifikasi dan dikembangkan untungnya pun berlipat. Apalagi ia juga hanya memasarkan produk mainanya melalui Facebook dan Instagram.
Ia mengaku membuat miniatur figur karakter ini sebagai sampingan di tengah kesibukannya bekerja di sebuah perusahaan di Gianyar, Bali. Bambang menceritakan awalnya memang sejak lama menyukai diecast mobil yakni mainan miniatur mobil berbahan metal.
Selain mengoleksi, ia juga melakukan berbagai modifikasi mainan tersebut. Misalnya, mobil diganti warna catnya hingga dimodifikasi menyerupai aslinya dengan bisa dibuka tutup pintunya.
Belakangan, sekitar tiga bulan lalu, Bambang mulai tertarik dengan miniatur action figur yakni figur karakter berukuran kecil untuk mainan atau barang koleksi.
Ia mengaku dalam sebulan bisa mencetak sekitar 500 figur karakter dengan berbagai ukuran dan jenis. Omzetnya sekitar Rp 8 juta dengan penjualan mengandalkan medsos seperti Facebook dan Instagram.
"Bahkan beberapa kali sudah sampai Singapore, Brunei, dan Malaysia, harga jual 250 ribu untuk 4 pcs mainan," katanya.
Figur yang dibuat biasanya karakter sedang bekerja di bengkel, showroom mobil, pembalap, ojek online, tentara, hingga perempuan seksi. Namun belakangan ia juga banyak menerima pesanan karakter dari film Korea Selatan squid game yang sedang ramai.
Sebulan, kata dia, bisa membuat empat hingga lima set karakter Squid Game. Karakter ini ia jual seharga Rp250 ribu.
"Karena ngetren Squid Game bikin karakternya dan banyak yang pesan," katanya.
Sedangkan untuk figur karakter mobil biasanya digunakan untuk pelengkap diorama diecast mobil seperti diorama bengkel, pantai, hingga garasi. Figur karakter digunakan untuk memberi kesan nyata pada mainan tersebut.
Ia awalnya memang memodifikasi diecast mobil untuk diikutkan lomba dan dijual kembali. Namun, karena penjualan menurun ia berganti membuat figur karakter sekitar empat bulan lalu.
"Dulu awalnya custom Hot Wheels. Di situ karena pemasaran menurun pindah ke acton figur yang miniatur," kata Bambang ditemui di rumahnya, Minggu (14/11/2021).
Bambang menceritakan, awalnya ia membeli figur karakter polos tanpa warna. Kemudian ia modifikasi ulang dengan pewarnaan dan komposisi cat.
Figur polos ia beli Rp 20 ribu dan ketika dimodifikasi harga jualnya Rp90 ribu. Hingga akhirnya, pada dua bulan lalu ia mempunyai teman yang berasal dari Malaysia.
Berita Terkait
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Menang Dramatis atas Arema FC, Pelatih Bali United Bongkar Resep Jitunya
-
Kalah dari Bali United, Pelatih Arema Ungkap Biang Kerok dan Singgung Mentalitas
-
Intip 9 Fasilitas Menarik di Nuanu Creative City: Lebur Budaya, Hiburan, Pendidikan
-
Kemenpar Sebut Pariwisata Bali Tetap Stabil di Tengah Dinamika Geopolitik Global
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
Terkini
-
4 Kontak Penting Posko THR Gianyar Siap Terima Laporan Pekerja
-
Vila di Tengah Sawah Gianyar Jadi Laboratorium Narkoba Mephedrone Bule Rusia
-
Hery Gunardi Paparkan Strategi Perbankan Indonesia Menghadapi Ketidakpastian Ekonomi Global
-
Langkah Cerdas Keluarga Muda: Hindari Drama Mertua dengan Rumah Impian via BRI KPR
-
Iseng Buka Aplikasi Setelah Bayar Tagihan, Keluarga di Bali Malah Dapat Mobil BYD M6