SuaraBali.id - Magelang lebih didominasi oleh tempat wisata Candi, dan wisata Alam. Kota Magelang menjadi salah satu daerah yang selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Berikut wisata Magelang terbaru.
Tempat wisata di Magelang meliputi Kabupaten Magelang, dan Kota Magelang, yang terletak di provinsi Jawa Tengah. Tempat wisaya yag salah satunya dinobatkan sebagai 7 keajaiban dunia, yaitu Candi Borobudur.
Untuk saat ini mengingat masih ada pandemic Covid-19, empat wisata di Magelang yang sudah dibuka, tergantung level zonasi grafik penyebaran Covid-19. Biasanya, jika zonanya masih di level 3, maka dipastikan tempat wisatanya tutup sementara.
Untuk kalian yang ingin tahu lebih lanjut mengenai Tempat Wisata Magelang selain Candi Borobudur, berikut daftar Tempat Wisata yang ada di Magelang dan cocok untuk berlibur.
Kedung Kayang berlokasi di Jalan Ketep Pass, Desa Wonolelo, Kecamatan Sawangan, kabupaten Magelang. Untuk menuju lokasi air terjun ini memang cukup sulit yakni berjalan kaki sekitar 20 menit.
Dari kawasan wisata air terjun di Kedung Kayang ini pengunjung dapat menyaksikan Gunung Merbabu dan Gunung Merapi. Untuk mengunjungi objek wisata di Magelang ini Anda hanya perlu membayar Rp 6.000 saja per orang.
Telaga Bleder merupakan wisata danau yang lokasinya berada di Desa Ngasinan, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang. Jarak tempat wisata keluarga di Magelang ini hanya sekitar 23 km dari alun-alun kota Magelang dengan waktu tempuh 40 menit.
Baca Juga: Bertabur Bintang, Gebyar Adira Kreasi Berlangsung Meriah di Kawasan Candi Borobudur
Untuk mengunjungi Telaga Bleder ini pengunjung hanya perlu membayar Rp 6.000 untuk anak kecil dan Rp 7.000 untuk orang dewasa. Selain itu, ada biaya tambahan lain jika pengunjung ingin menyewa becak air, sewa perahu, dan tiket parkir.
3. Candi Borobudur
Candi Borobudur terledak di Magelang, Jawa Tengah. Tempat wisata inilah yang memiliki nilai sejarah yang tinggi hingga masuk ke dalam 7 keajaiban dunia. Candi Borobudur dibangun pada tahun 800 Masehi, tepatnya pada jaman Wangsa Syailendra.
Nepal Van Java ini merupakan tempat wisata yang identic dengan pedesaan Nepal. Tempat wisata ini berada di lereng Gunung Sumbing. Nepal Van Jawa ini juga menjadi pintu gerbang pendakian Gunung Sumbing. Jadi jika Anda ingin mendaki Gunung Sumbing sekaligus berwisata ke Nepal Van Java, maka Anda harus membayar sebesar Rp. 15.000 saja.
Tag
Berita Terkait
-
7 Tempat Wisata Viral Magelang Selain Candi Borobudur, Ada Nepal van Java!
-
Borobudur Marathon 2025 Diikuti Peserta dari 38 Negara, Perputaran Ekonomi Diprediksi Di Atas Rp73 M
-
Surga Tersembunyi di Jawa Tengah: 6 Destinasi Wisata Magelang yang Wajib Dikunjungi
-
The Power of Gen Z: Lukisan di Borobudur Jadi Simbol Perlawanan Anak Muda Pasca 'Prahara Agustus'
-
Mbah Dul Salim Tolak Bantuan Beras Karena Takut Mubazir, Ironi saat DPR Dapat Tunjangan Rp12 Juta
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas X Halaman 173 Kurikulum Merdeka: Sisi Lain Kartini
-
Kunci Jawaban Matematika Kelas VII Halaman 20 : Operasi Perkalian dan Pembagian Bilangan Bulat
-
Kunci Jawaban Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas VII Halaman 67: Salat dan Zikir
-
Bule Australia Aniaya Bule Inggris di Bandara Ngurah Rai Bali
-
7 Fakta Penangkapan Costinel Zuleam di Bali: Buronan Paling Dicari di Eropa