SuaraBali.id - Sumatera Selatan mempunyai segudang makanan enak. Makanan khas Sumatera Selatan ini tersebar ke seantero tempat di Indonesia.
Bagi seorang penjelajah, salah satu hal menarik dari berwisata adalah mengenal lebih jauh tentang adat istiadat warga setempat. Baik dari tata bahasa yang digunakan, bagaimana cara bersikap, pakaian adat, rumah adat, tarian adat, hingga masakan khas daerah setempat.
Tentu dengan mengetahui hal-hal tersebut, pendatang menjadi lebih tertarik karena melihat keunikan dan keistimewaan turun temurun warga setempat. Salah satu hal yang menarik adalah mengenal lebih jauh tentang masakan khas daerah tersebut yang biasa disebut wisata kuliner.
Wisata kuliner menjadi hal wajib saat berkunjung ke daerah baru. Bagi para pecinta wisata kuliner, tentu mengetahui bahwa tiap-tiap daerah memiliki cita rasa yang khas karena rempah-rempah yang digunakan pun istimewa. Proses memasak hingga menyajikan makanan pun menjadi ciri khas wisata kuliner suatu daerah.
Indonesia merupakan negara dengan banyaknya warisan leluhur termasuk masakannya. Salah satu provinsi dengan warisan leluhur yang istimewa adalah Sumatera Selatan. Sumatera Selatan merupakan provinsi yang berada di sebelah barat Indonesia.
Sumatera Selatan memiliki warisan leluhur yang unik dari mulai pakaian adat, rumah adat, tarian adat, hingga masakan khas Sumatera Selatan yang tentunya istimewa.
Salah satu wisata kuliner yang menarik adalah mencicipi makanan khas Sumatera Selatan. Masakan khas Sumatera Selatan dibuat dengan berbagai rempah-rempah khas dengan rasa pedas, asam, manis yang segar.
Berikut rekomendasi 10 makanan khas Sumatera Selatan yang wajib dicicipi pendatang:
Baca Juga: 10 Makanan Khas Kalimantan Terenak: Bingka, Ketupat Kandangan, Hingga Gangan Humbut
Laksan Palembang merupakan makanan khas Sumatera Selatan. Makanan ini adalah pempek yang dipotong kemudian disajikan dalam kuah santan. Kuah tersebut terasa gurih, pedas, dan asam. Laksan juga kerap dihidangkan dengan taburan bawang goreng dan sambal rawit hijau di atasnya.
Pindang Iga Sapi merupakan makanan khas Sumatera Selatan yang dihidangkan pada acara istimewa. Rasa dari Pindang Iga Sapi ini merupakan perpaduan antara rasa manis, pedas, asam. Proses pembuatannya cukup lama karena harus merebus iga sapi hingga empuk.
3. Model
Model merupakan makanan khas Sumatera Selatan yakni sebuah sup ikan tenggiri, telur, tahu cina, dan tepung sagu. Makanan ini kerap disajikan dengan kuah dan mentimun.
4. Tekwan
Tag
Berita Terkait
-
294 Karhutla Terjadi di Ogan Ilir hingga September 2026
-
Karhutla Bakar 2.300 Hektare Suaka Margasatwa Padang Sugihan
-
Kipas Angin Model AC yang Resmi dan Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasinya
-
Kabut asap Kepung Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan
-
11 Ribu Personel Diketahkan dan 237 Kali Water Bombing, BNPB Ungkap Sulitnya Tangani Karhutla Sumsel
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur
-
Bule Geber Motor Depan Dirjen Imigrasi, Ketahuan Overstay Akhirnya Dideportasi dari Bali
-
Pura Desa Adat di Buleleng Terbakar, Beringin Berusia Ratusan Tahun Ikut Hangus
-
BRImo Taiwan Sabet Penghargaan Inovasi 2026, Permudah Transaksi PMI di Luar Negeri
-
Sungai-sungai di Mataram Berubah Jadi 'Lautan Sampah' Saat Kemarau