SuaraBali.id - Makanan ikan cupang sangat beragam. Misalnya jentik nyamuk hingga cacing tanah. Ikan cupang sendiri merupakan salah satu hobi yang sering ditekuni oleh masyarakat Indonesia.
Tentu saja hobi ini sudah lebih dari sekadar kesenangan, tetapi juga menjadi ladang bisnis bagi kebanyakan orang. Berbagai jenis ikan cupang dengan ciri khas pun menjadikan harga ikan menjadi mahal. Hal tersebut menjadikan ikan ini favorit di kalangan banyak orang.
Hal utama yang menjadi bagian terpenting perawatan ikan cupang adalah sumber makanannya. Makanan ikan cupang adalah faktor utama yang menentukan sehat dan indahnya ikan cupang. Menjaga kesehatan ikan cupang tentu penting bagi orang-orang yang memeliharanya.
Oleh karena itu, berikut makanan ikan cupang yang sesuai untuk memperindah dan mempercantik ikan cupang:
Baca Juga: 4 Cara Mengawinkan Ikan Cupang dan Tanda Ikan Siap Kawin
1. Spirulina
Spirulina merupakan alga yang mampu menjaga kesehatan dan memperindah warna ikan cupang. Bahkan tidak hanya ikan cupang, spirulina juga cocok untuk menjadi makanan bagi ikan hias lainnya.
Ikan cupang adalah hewan karnivora jadi untuk memberikan spirulina pada ikan cupang, harus dikombinasikan dengan makanan cupang lainnya. Saat ini banyak makanan cupang yang mengandung spirulina sehingga mempermudah pemelihara ikan cupang dalam memberikan spirulina ke ikan cupang.
2. Cacing Sutra
Cacing sutra merupakan pakan alami untuk cupang dewasa usia 3-4 bulan. Cacing ini mengandung karotenoid yang dapat meningkatkan laju pertumbuhan pada ikan jantan dan betina karena mengandung lemak dan protein yang tinggi. Cacing sutra dapat membuat ikan cupang menjadi lebih sehat dan mampu bertahan hidup.
3. Kutu air
Kutu air menjadi opsi pakan cupang. Jenis kutu air yang dapat menjadi makanan ikan cupang adalah Daphnia dan Moina. Kutu ini merupakan pakan alami cupang. Kutu air memiliki karotenoid yang dapat juga meningkatkan kesehatan ikan cupang.
Karotenoid bermanfaat untuk memperbaiki sistem endokrin pada larva, sehingga larva ikan tersebut berkualitas lebih tinggi.
4. Jentik Nyamuk
Jentik nyamuk adalah pakan cupang alami yang dapat dengan mudah ditemui dimanapun. Jentik nyamuk lebih mudah ditemui pada saat hujan. Ia memiliki nutrisi yang banyak dan sangat baik untuk ikan cupang.
Baca Juga: Remaja 14 Tahun Berhasil Kembangkan Bisnis Ikan Cupang Hingga Terkenal di Singapura
Nutrisi yang terkandung didalamnya yakni mencapai 13,5%. Tidak semua jentik nyamuk aman dikonsumsi. Jentik nyamuk yang sudah menjadi kepompong tidak boleh dikonsumsi oleh ikan cupang.
Berita Terkait
-
Pak Tarno Asli Mana? Pesulap Viral Kini Jualan Ikan Cupang di Kursi Roda
-
Pak Tarno Jualan Ikan Cupang Sambil Duduk di Kursi Roda, Warganet Tersentuh
-
Kepergok 'Ternak' Jentik Nyamuk Bisa Didenda Rp50 Juta, Dinkes DKI Klaim Demi Edukasi Masyarakat
-
Satpol PP Mau Denda Warga Rp50 Juta Gegara Jentik Nyamuk, Dinkes DKI: Bukan Hal Baru
-
Cuma Gertakan, Heru Budi Usahakan Tak Ada Denda Rp50 Juta Bagi Rumah yang Jadi Sarang Nyamuk
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
Terkini
-
5 Restoran di Bali yang Cocok Untuk Acara Makan Bersama Keluarga
-
Thai Lion Air Kini Terbang dari Bali ke Bangkok, Jadwalnya 4 Kali Seminggu
-
Arus Balik dari Jawa ke Bali Mulai Meningkat, Akhir Pekan Diprediksi Jadi Puncaknya
-
7 Kolam Renang di Bali Murah Untuk Liburan Anak-anak
-
Dulu Turis Langsung ke Gili Trawangan, Kini Senggigi Dibidik: NTB Ubah Strategi Pariwisata