Scroll untuk membaca artikel
Pebriansyah Ariefana
Senin, 08 November 2021 | 13:54 WIB
Makanan khas Jawa Barat, Karedok (@alunrahma)

SuaraBali.id - Ada beragam makanan khas Nusantara dengan keunikannya masing-masing, tak terkecuali makanan khas Jawa Barat. Makanan tradisional Jawa Barat umumnya lebih banyak menggunakan bahan ikan dan sayur segar dengan cita rasa yang cenderung lebih asam dan pedas.

Berikut ini merupakan beberapa makanan khas Jawa Barat yang patut dicoba dan juga mudah untuk dimasak sendiri:

1. Karedok

Karedok merupakan makanan khas masyarakat Sunda. Karedok adalah salad lokal ala Indonesia selain gado-gado. Dalam satu porsi karedok terdiri dari beragam jenis sayuran segar yang dicampur dengan bumbu kacang yang gurih.

Baca Juga: Akun Twitter Polres Bogor Kota Like Konten Porno, Begini Reaksi Polda Jabar

Karedok sendiri terdiri dari tiga macam jenis, yang pertama adalah karedok leunca, karedok terong, dan karedok kacang. Bumbunya terdiri dari garam, terasi, kencur, gula, bawang putih, serta surawung (kemangi). Bumbu yang digunakan juga disesuaikan dengan karedok apa yang ingin dibuat.

2. Nasi Tutug Oncom

Nasi Tutug Oncom Kalektoran. (Instagram/@spoontraveler)

Nasi TO atau dikenal dengan nama nasi Tutug Oncom, yang dalam bahasa masyarakat setempat tutug berarti ditumbuk. Karena nasinya dicampur dengan oncom yang telah ditumbuk dan disajikan ketika masih panas, dengan taburan bawang goreng di atasnya.

Nasi TO paling enak jika disantap dengan sambal goang, dilengkapi dengan telur dadar, ikan asin, ayam goreng, serta lalapan berupa mentimun.

3. Peuyeum

Baca Juga: Tak Cuma Peuyeum, Daftar Oleh-Oleh Khas Bandung yang Wajib Dibawa Pulang

Peuyeum (@dedehteja)

Peuyeum menggunakan singkong sebagai dasar pembuatan makanan khas satu ini. Singkong ini kemudian difermentasikan menggunakan ragi. Peuyeum selain dikonsumsi sebagai camilan juga diyakini dapat menghangatkan tubuh yang didapatkan dari ragi.

Secara sekilas Peuyeum memang terlihat serupa dengan tape namun keduanya memiliki perbedaan, Peuyeum tidak mengandung banyak air dan lebih tahan lama tidak seperti tape. Rasa tape juga lebih manis dibandingkan dengan Peuyeum.

4. Ayam Bakakak

ilustrasi ayam bakar, ayam bakakak [shutterstock]

Ayam Bakakak atau dalam bahasa Sunda disebut dengan nama Hayam Bekakak, merupakan kuliner khas masyarakat Jawa Barat yang menggunakan ayam kampung sebagai bahan utamanya dan banyak digunakan dalam acara-acara tertentu seperti, khitanan atau pernikahan.

Ayam Bakakak disajikan secara utuh layaknya ingkung. Ayam Bakakak biasanya disajikan dengan lalapan dan sambal.

5. Cuanki

Baso Cuanki Serayu, kuliner Bandung yang wajib dicoba. (Instagram/@elsafooddiary)

Terdiri dari bakso ikan, atau daging sapi, tepung tapioka dan bumbu penyedap lainnya yang disajikan dengan kuah kaldu dengan cita rasa yang kuat dan gurih. Cuanki biasanya juga dilengkapi dengan siomay kukus, siomay goreng, tahu goreng, tahu rebus dan juga taburan bawang goreng dan daun seledri. Berbeda dengan bakso pada umumnya, Cuanki juga tidak menggunakan mie dalam penyajiannya.

6. Batagor

Batagor Riri. [Instagram @batagor_riri]

Kemudian ada batagor yang merupakan singkatan dari bakso tahu goreng. Makanan khas Bandung ini mengadaptasi gaya Tionghoa-Indonesia. Tahu yang dilembutkan dan diisi dengan adonan berbahan ikan tenggiri dan tepung tapioka lalu dibentuk kemudian digoreng.

Untuk saus yang digunakan adalah bumbu kacang dipadu dengan kecap manis,sambal dan sedikit perasan jeruk nipis serta mentimun sebagai pelengkap.

Kontributor : Kiki Oktaliani

Load More