12. Ada juga Tari Rejang Ilud di Desa Buahan, Kecamatan Payangan (Gianyar)
13. Kerajinan Ata Karangasem
14. Gambuh Bungkulan di Puri Sari Abangan, Banjar Ancak, Desa Bungkulan, Kecamatan Sawan (Buleleng)
15. Mandolin (ada di seluruh Bali)
16. Be Guling (ada di seluruh Bali)
17. Mecaru Mejaga-jaga di Desa Adat Besang Kawan Tohjiwa, Kelurahan Semarapura Kaja (Klungkung),
18. Tari Baris Babuang di Desa Adat Batulantang, Desa Sulangai, Kecamatan Petang (Badung
19. Tradisi Ngrebeg Tegalalang di Desa Tegalalang, Kecamatan Tegalalang (Gianyar).
Arya Sugiartha menambahkan, dengan ditetapkannya kebudayaan yang dimiliki masyarakat, secara tidak langsung akan memberikan konstruksi pikiran dan psikologis, bahwa sesuatu yang sudah dilindungi patut dijaga.
"Kalau sudah ditetapkan, artinya kebudayaan tersebut sudah dilindungi dan memiliki nilai. Masyarakat pasti punya memiliki konstruksi berpikir psikologis bahwa ini harus dilindungi karena sudah ditetapkan. Dan tanggung jawab bersama dari masyarakat itu untuk berusaha membangun ekosistemnya, sehingga kebudayaan itu tidak punah," ujarnya.
Sementara itu, terkait usulan tahun depan, dia menargetkan sebanyak-banyaknya usulan kebudayaan dari masyarakat.
Namun, itu semua tergantung kembali pada kesiapan dalam membuat kajian oleh dinas kabupaten/kota bersama masyarakat pelaku kebudayaan itu sendiri.
"Biasanya dari Januari usulan mulai masuk dan kabupaten/kota. Masyarakat membuat proposal, kemudian diajukan ke masing-masing Dinas Kebudayaan di daerahnya. Kami memfasilitasi untuk mengajukan dan mengkomunikasikan ke tingkat pusat," ucapnya. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Jejak Angelo Pandeli: Pentolan Hells Angels yang Diburu Dunia Ditangkap di Bali
-
Bek Real Madrid Dean Huijsen Berlatih di TC Bali United Bareng Pemain Keturunan Indonesia
-
Pembangunan Sekolah Rakyat di Bali Dikebut, Gus Ipul Tekankan Akselerasi
-
Tak Masuk Skuad Spanyol untuk Piala Dunia 2026, Bintang Real Madrid Ini Liburan ke Indonesia
-
Dorong Kenyamanan Wisata Bali, BTN Ekspansif Dorong Bale Untuk Permudah Transaksi
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Wisatawan Austria di Balik Megahnya Pawai Pembukaan PKB 2026: 'Saya Tidak Peduli Panas!'
-
Kronologi Lengkap Bentrok TNI-Brimob di Labuan Bajo: Berawal Acara Syukuran, Berujung Penikaman
-
Pesta Kesenian Bali 2026 Dibuka: Ribuan Wisatawan Tumpah Ruah Saksikan 'Atma Kerthi'
-
Setoran Parkir Cuma Rp8 Ribu per Titik, Kejari Lombok Tengah Endus 'Kebocoran' PAD
-
BRI Siapkan Buyback Saham Rp500 Miliar di Tengah Fluktuasi Pasar