SuaraBali.id - Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste Owen Jenkins mengunjungi hutan mangrove di Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai, Kabupaten Badung, Bali, Selasa (2/11/2021). Kunjungannya untuk melihat pentingnya merehabilitasi ekosistem mangrove di Bali.
Seperti diketahui, sebelumnya Presiden Joko Widodo juga mengunjungi hutan Mangrove Ngurah Rai dan merencanakan lokasi tersebut sebagai salah satu venue dalam KTT G-20 tahun depan.
"Ini adalah sebuah langkah global terdepan, dan saya ingin datang dan melihat sendiri inisiatif hebat ini, dimana Presiden Joko Widodo sendiri juga mengunjungi tempat ini bulan lalu," kata dia, selasa (2/11/2021).
Menurutnya, yang terpenting yakni memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada pemerintah Indonesia menanam kembali mangrove seluas 600 ribu hektare.
"Yang kedua adalah menggarisbawahi pentingnya mangrove dalam mengatasi perubahan iklim dan tujuannya untuk pelestarian lingkungan di sini," katanya.
Dalam kesempatan yang sama, ia menantikan penyelenggaraan KTT G-20 serta kepemimpinan Indonesia dalam G20. Menurutnya, momen ini datang di saat yang tepat, setelah penyelenggaraan COP26.
Sebab, Indonesia akan memiliki tanggungjawab untuk menindaklanjuti langkah-langkah dalam melawan perubahan iklim di arena G20. Negara-negara anggota G20 adalah penyumbang gas emisi rumah kaca terbesar, sekitar 80 persen secara global.
Peran Indonesia di G20 juga tiba saat dunia mencoba bangkit dari pandemi Covid-19 dan komitmen Indonesia untuk bangkit lebih kuat dan bangkit bersama.
"Jadi kami berharap dan menantikan kerjasama lebih erat lagi dengan Indonesia. Kami tahu Indonesia akan menjadi Ketua dan tuan rumah yang hebat di G20," katanya.
Ia mengatakan Bali akan menjadi tuan rumah yang sangat tepat untuk G20. Bali, kata dia, memilki pengalaman hebat menjadi tuan rumah untuk pertemuan internasional besar ini.
Bali juga dianggap sebagai tempat yang penuh dengan keramahtamahan dan sikap penyambutan yang sangat baik. Ia percaya para menteri Inggris dan Perdana Menteri akan disambut dengan baik di Bali.
"Saya yakin mereka juga akan senang mengunjungi Bali, untuk sebuah pertemuan G20 yang produktif dan juga menikmati keindahan Bali. Saya sangat berterimakasih kepada pemerintah Indonesia yang telah menunjuk Bali sebagai tuan rumah G20 dan saya berharap bisa kembali lagi mengunjungi Bali," katanya.
Selain mengunjungi Tahura, Dubes Inggris juga mendatangi Gubernur Bali, Wayan Koster di Jayashaba dan membahas mengenai persiapan KTT G-20, penanganan pandemi covid-19 hingga sumber daya energi terbarukan.
KONTRIBUTOR : Imam Rosidin
Berita Terkait
-
Prabowo Ungkap Penyebab Antrean BBM di Bali, Bukan karena Stok Menipis
-
Mau Liburan Natal dan Akhir Tahun Makin Berkesan? Ini Pilihan Aktivitas Seru di Bali
-
Tiga Srikandi TelkomGroup Bagikan Perspektif Kepemimpinan Perempuan di Bali Tech Week 2026
-
Sampah Plastik Bali Tak Cukup Diatasi dengan Memilah, Ini Masalah di Balik Daur Ulang
-
Olivia Padang dan Perjalanan Mengubah Sampah Plastik Jadi Produk Bernilai
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
- Tiga Jembatan di Batang Toru, Ikhtiar Menjaga Satwa Liar Tetap Terhubung
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Perkuat Nilai bagi Pemegang Saham, BRI Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun
-
Ini Identitas Dua Bule Prancis Pemeran Video Syur Berdurasi 13 Menit yang Hebohkan Bali
-
Pakai Barcode Palsu, Sindikat BBM Subsidi di Denpasar Raup Omzet Rp75 Juta
-
Polda NTB Sita 1.734 Liter Pertalite Subsidi di Lombok Timur
-
Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN