SuaraBali.id - Seorang Sales Manager Trans Studio Mall bernama TAW (20) ditangkap Polisi lantaran terlibat pencurian kartu kredit WN Korea Selatan bernama Soonil Park (59) senilai Rp.38.825.828. Uang tersebut digunakan untuk membeli barang-barang diantaranya televisi, smartphone, kipas angin, tempat makan bayi hingga boneka bayi.
Sumber di lapangan menyebutkan kejadian pencurian itu terjadi Selasa 5 Oktober 2021 sekitar pukul 10.57 WITA. Dimana korban tinggal di Bypass Ngurah Rai, Sanur, Bali ini sedang berbelanja dan membayar di kasir Mart Trans Studio Mall di Jalan Imam Bonjol Denpasar Barat.
Korban membayar dengan menggunakan kartu kredit finetech card, hanya saja, selesai membayar korban lupa mengambil kembali kartu kredit miliknya.
Pada tanggal 17 Oktober 2021 korban berbelanja di Restoran Okinawa di Jalan Muhamad Yamin Denpasar. Dari sana korban mengetahui jika kartu kreditnya hilang. Hilangnya kartu kredit dilaporkan korban ke Bank Korea.
Namun oleh pihak Bank Korea mengatakan bahwa kartu kredit milik korban telah digunakan untuk transaksi dari tanggal 05 Oktober hingga 16 Oktober 2021.
"Transaksi berlangsung diberbagai tempat dengan total transaksi sebesar Rp38.825.828," ujar sumber seperti diwartakan beritabali.com - jaringan Suara.com.
Setelah dilakukan penyelidikan, Tim Resmob menangkap tersangka Bowo di seputaran Jalan Imam Bonjol Denpasar beberapa hari setelah kejadian. Hasil interogasi, tersangka yang tinggal di Jalan Pemogan Taman Pancing Denpasar Selatan ini mengakui perbuatanya mengambil kartu kredit korban yang tertinggal di kasir.
"Tersangka merupakan sales manager di Trans Studio Mall dan ia mengakui perbuatanya. Kartu kredit tersebut dipakai pelaku untuk belanja barang-barang," bebernya.
Polisi mengamankan sejumlah barang bukti dari rumah kos tersangka. Barang bukti itu merupakan hasil pembelian dari kartu kredit korban. Yakni 1 buah TV 43 in samsung, 1 buah dispenser, 1 buah kipas angin, 2 hp merk samsung A 32 dan poco X3 G, 1 buah dispenser, 1 buah Vave, tempat makan bayi dan 3 boneka bayi.
Sementara itu Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi mengatakan pihaknya belum mengetahui detail kejadian.
"Saya cek dulu. Kami belum dapat informasinya," bebernya, Senin, 1 November 2021.
Tag
Berita Terkait
-
Wamendagri Bima Arya Dorong Tiga Langkah Perkuat Ketahanan Pangan di Daerah
-
Polisi Tetapkan 5 Tersangka Pengeroyokan Pria yang Diduga Curi Ayam di Tabanan
-
Bukan Sembarang Donat, Ini 5 Keunikan Kkwabaegi, Donat Kepang Khas Korea
-
Penggagas Entourage Bali yang Diskriminasi WNI Suka Pindah-pindah Negara Gegara Ini
-
Tampang Duo Belanda yang Bikin Entourage Bali Kini Dicekal dan Kabur ke Singapura
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Polisi Bongkar Makam Terduga Pencuri Ayam yang Tewas Dikeroyok Massa
-
5 Warga Tersangka Pembunuhan Pria Diduga Curi Ayam di Tabanan
-
Ayah Korban Pengeroyokan Usai Dituduh Curi Ayam Tinggalkan Tiga Anak
-
Peringatan Hari Mangrove Sedunia, 15 Ribu Bibit Pohon Disebar di Batu Lumbang Tahura Ngurah Rai
-
Guru SD di Buleleng Diduga Cabuli Murid, Polisi Lakukan Penyelidikan