Demi mewujudkan keinginannya tersebut, Manik Angkeran kembali bertapa di Pura Gua Besakih. Manik Angkeran mulai bertapa di Pura Gua lagi. Selanjutnya ia kembali ditemui Naga Besukih.
“Permintaanmu kukabulkan,” ujar Naga Besukih.
Saat Naga Besukih dengan perlahan-lahan masuk ke dalam gua, Manik Angkeran terperanjat melihat sang naga tersebut berekor emas berlian. Manik yang serakah berniat mengambil ekor Naga Besukih.
“Aku akan kaya raya bila mendapatkan ekor Naga Besuki,” katanya.
Manik Angkeran segera memotong ekor Naga Besukih, lalu dengan cepat melarikan diri meninggalkan Pura Gua.
Naga Besukih yang merasa ekornya dipotong oleh Manik Angkeran, berusaha mengejarnya. Badannya yang besar dan larinya lambat membuat Naga Besukih mematuk pijakan kaki Manik Angkeran. Seketika itu juga Manik Angkeran meninggal.
Brahmana Dangeang Nirata mencari Manik Angkeran karena sudah lama ia tidak pulang ke rumah. Naga Besukih menjelaskan Manik Angkeran telah ia bunuh karena telah memotong ekornya. Naga Besukih tidak tahu kalau Manik Angkeran adalah anak asuh Brahmana Dangeang Nirata.
Naga Besukih lalu minta maaf dan bersedia menghidupkan kembali Manik Angkeran. Begitu juga Dangeang Nirata minta maaf karena ulah Manik Angkeran dan bersedia mengembalikan ekor Naga Besukih. Dengan kesaktiannya, Naga Besukih menghidupkan kembali Manik Angkeran.
“Ampuni aku Ayah, ampuni aku Naga Besukih. Aku berjanji tidak akan mengulangi lagi semua kelakuan burukku,” kata Manik Angkeran.
Baca Juga: Cerita Rakyat Bali Legenda Danau Batur, Kisah Kegigihan Kebo Iwa
“Kami mengampunimu, anakku. Tapi, kau tak bisa pulang bersama Ayah. Kau harus memulai hidup baru di sini bersama Naga Besukih yang akan mendidikmu,” jawab ayah Manik Angkeran, Sidhimantra.
Sidhimantra kemudian mengeluarkan tongkat dan membuat garis yang memisahkan dirinya dengan anaknya. Tiba-tiba, dari garis itu keluar air yang makin lama makin deras. Gunung Agung pun terpisah dari sekitarnya. Genangan air itulah yang kemudian dikenal dengan Selat Bali yang memisahkan Pulau Bali dan Pulau Jawa.
Kontributor : Titi Sabanada
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
Nasib Warga Kampung Adat Sade yang Masih Tinggal di Pengungsian
-
Ayah Asal Australia Ditemukan Tewas Tergantung Kabel Setrika, Dua Anak Tergeletak di Lantai
-
Lima Tahun Holding Ultra Mikro, Jutaan UMKM Naik Kelas
-
Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur
-
Bule Geber Motor Depan Dirjen Imigrasi, Ketahuan Overstay Akhirnya Dideportasi dari Bali