SuaraBali.id - Kecelakaan menimpa seorang pengendara motor asal Desa Tegallinggah, Kecamatan Penebel, Tabanan, Bali. Ia ditemukan tewas di pinggir jalan umum Wongaya Gede-Tengkudak, Banjar/Desa Tengkudak, Kecamatan Penebel, Tabanan pada Jumat 22 Oktober 2021 dini hari.
Pria malang yang berusia 28 tahun bernama I Made Wisata ini ditemukan dalam keadaan wajah mengalami luka dan mengeluarkan darah serta terjepit sepeda motor. Diduga, pengendara tersebut terjatuh karena mengantuk dan rem sepeda motornya blong.
Hal ini diperkuat dengan keterangan dari keluarga, orang tua korban, I Wayan Suasta menyatakan bahwa sepeda motor dikendarai oleh korban dalam kondisi rem tidak berfungsi dengan baik alias rem blong.
Terlebih lagi, sepeda motor tersebut sudah lama tidak terpakai atau terparkir di rumah untuk menunggu diperbaiki. Sebelum kejadian, korban diinformasikan berencana untuk pulang ke Desa Lalanglinggah, Tabanan.
"Kejadiannya tadi subuh itu karena diduga mengantuk saat berkendara sehingga kemudian oleng ke kiri masuk hingga masuk ke got," ungkap Kasatlantas Polres Tabanan, AKP Kanisius Franata saat dikonfirmasi, Jumat 22 Oktober 2021.
Dia melanjutkan, kemungkinan selain diduga mengantuk, kondisi kendaraan korban juga dalam keadaan rem tidak berfungsi dengan baik alias rem blong. Akibat kejadian tersebut korban meninggal dunia di TKP dengan kondisi pada bagian wajah atau mulut terluka dan mengeluarkan darah.
Berdasarkan data yang diperoleh di lapangan, sebelum kejadian kondisi lalu lintas masih terpantau sepi lantaran masih dini hari. Namun, sekitar pukul 04.00 WITA, seorang warga yang kebetulan melintas menemukan seseorang yang tergeletak di pinggir jalan dalam kondisi luka-luka.
Hal tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Penebel untuk melakukan penanganan ke TKP. Tim kepolisian langsung menuju TKP dan menemukan korban dalam keadaan telentang dipinggir jalan TKP.
Saat ditemukan, kondisi di bagian wajah atau mulut terdapat luka dan mengeluarkan darah. Selain itu, kaki kanan dalam keadaan terjepit diantara sepeda motor yang dikendarai korban dengan pinggiran got (selokan).
Ternyata setelah diperiksa korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.
Menurut keterangan saksi di sekitar TKP, korban diduga mengendarai sepeda motor ini datang dari arah utara menuju selatan atau dari jurusan Wongaya Gede menuju Tengkudak.
Selanjutnya, korban tidak dapat menguasai sepeda motor dan terjatuh ke dalam got atau selokan.
"Saat itu pengendara juga tidak menggunakan helm. Sehingga diduga kuat saat jatuh itu juga mengalami benturan juga," ungkapnya.
AKP Kanisius menegaskan, agar masyarakat seluruhnya tetap memeperhatikan kondisi kendaraan dan juga menggunakan helm ketika hendak berkendara. Selain itu juga patuhi lalu lintas dimanapun berada.
Berita Terkait
-
Jalan Licin Diduga Akibat Limbah Ikan di Pasar Kebayoran Lama, Banyak Pemotor Tumbang
-
Sutrimo Pembantu Febrie Adriansyah Tewas Tak Wajar, Puslabfor Polri Uji Sampel dari Lokasi Kejadian
-
Maling Ayam Dikeroyok hingga Tewas, Mengapa Koruptor Tak Diperlakukan Sama?
-
Ke Depan Tak Ada Lagi Kecelakaan Kereta Api , KAI Kembangkan Teknologi Baru
-
2 Warga Belanda Dilarang Masuk Indonesia Usai Gelar Event Lari Khusus Bule
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Alasan Polisi Tambah Pasal Pidana pada Kasus Santri Terbakar
-
Guru SD di Buleleng Jadi Tersangka Pencabulan Siswi
-
Transformasi BRIvolution Reignite Melaju Pesat, Perkuat Kontribusi Danantara bagi Perekonomian
-
Fakta Baru Kasus Kebakaran Maut Tewaskan Santri di NTB, Polisi Tambah Pasal untuk Tersangka
-
Dirjen Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M