SuaraBali.id - Untuk alokasi dana aci keagamaan, Pemkab Badung, Bali menganggarkan Rp88 Miliar. Dana tersebut digunakan untuk dana Aci keagamaan serta insentif beberapa pimpinan bidang Adat dan agama seperti sulinggih, pemangku, bendesa, pakaseh, serta pangliman pada tahun 2022.
Besaran anggaran ini direncanaan karena terjadi realokasi anggaran, maka pemberian dana aci diberikan dengan pertimbangan mencukupi untuk upakara dengan tingkatan alit atau paling sederhana.
Dana aci keagamaan dianggarkan dengan peruntukan untuk Sad Kahyangan, Dang Kahyangan, Kahyangan Jagat, Kahyangan Tiga yang ada di Gumi Keris. Termasuk upacara naimitika yadnya atau upacara bersifat isidentil seperti upacara atiwa-tiwa, ngenteg linggih, dan sebagainya.
Hal itu disampaikan, Kepala Dinas Kebudayaan, I Gede Eka Sudarwitha, Kamis (21/10) di Badung.
“Terkait anggaran yang kami pasang Rp88 miliar, angka ini masih bergerak. Kalau pagunya itu Rp95 miliar, rinciannya ada. Tapi tentu angka ini masih bergerak sesuai arahan pimpinan,” jelasnya.
Karena dana aci serta insentif pimpinan bidang adat dan agama juga mengalami rasionalisasi anggaran, maka pemberian dana aci keagamaan saat ini bersifat motivasi. Dana aci diberikan mencukupi untuk upakara tingkat paling sederhana.
“Kalau sebelumnya itu (pemberian dana aci) bersifat membebaskan atau menggratiskan. Kalau sekarang sifatnya motivasi. Artinya dana yang diberikan mencukupi untuk upacara dengan tingkatan alit (paling sederhana). Dan artinya masih ada perhatian dan punia bhakti dari Pemda kepada masyarakat atau pelaksana upacara,” paparnya.
Untuk insentif sulinggih, pemangku, bendesa, pakaseh, kelian banjar adat, serta pangliman juga mengalami rasionalisasi anggaran. Baik dana aci keagamaan maupun intensif mengalami rasionalisasi sejak Juni 2021.
Insentif yang diberikan saat ini masing-masing bervariasi mulai dari Rp500 ribu hingga Rp 1,5 juta.
Realisasi pemberian dana aci maupun insentif hingga saat ini masih berjalan meskipun terkena rasionalisasi. Jika tahun sebelumnya per bulan realisasi dana aci mencapai lebih dari Rp2 miliar, namun kini realisasinya Rp1,25 miliar.
Sedangkan realisasi intensif saat ini sebesar Rp1,8 miliar.
Berita Terkait
-
Bali United Bungkam Arema FC 3-1 di Kanjuruhan, Singo Edan Akhiri Laga dengan 9 Pemain
-
Ada Wine Asli Bali di Balik Pesona Pulau Dewata, Begini Karakter Rasa dari Kebun Tropisnya
-
Energi Liar Deus Slidetober 2026 Ditutup Aksi Memukau The Panturas
-
Viral Gerombolan Turis Israel Mencuri di Lombok, Bayar Uang Damai Rp48 Juta Lalu ke Bali
-
Cara Asyik Menikmati Momen Healing dengan Sauna hingga Kuliner Sehat di Ubud Bali
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Bisnis Elektronik Nasional Hadapi Tantangan di Tengah Gejolak Ekonomi Dan Pelemahan Rupiah
-
70 Tahun Jadi Bagian Sejarah Indonesia, Panasonic Gobel Rawat Memori Dan Komitmen Mitra
-
Anak-Anak Digerebek Bak Teroris, TGB: Bukan Ini Polisi yang Dicita-citakan Pendiri Bangsa!
-
Jelang Lawan Arema FC, Pelatih Bali United Keluhkan Masalah Ini
-
Kapal Angkut Turis Asing Meledak dan Terbakar di Nusa Penida