SuaraBali.id - Pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, warga pesisir Dusun Ketapang Lampu Desa Pengambengan, Jembrana, Bali memiliki tradisi membuat rangkaian male yang sudah lama dilakukan di kampung ini.
Dalam persiapannya, baik laki-laki maupun perempuan ikut serta menyiapkan rangkaian male sebagai bentuk rasa syukur atas kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Dalam perayaan kali ini, rangkaian male dibuat dengan hiasan berbagai bentuk yang bernuansa islami. .
"Warna-warni kertas dan kreasi yang dibuat ini merupakan ucapan rasa syukur terhadap Illahi Rabbi, sehingga banyak kreasi unik ada yang berbentuk bunga, burung, bahkan tumpukan dengan bahan dasar kayu, batang pisang, di dalam hiasan itu ditumpuk berbagi macam buah seperti pisang, duren atau semangka tergantung rangkaian hiasan," ungkapnya kepada beritabali.com – Jaringan Suarabali.id.
Bahan untuk membuat male ini menggunakan banyak kertas tisu dan kertas jagung. Dimana Hasil rangkaian tadi ditusukkan ke batang pisang, sehingga terangkai dalam hiasan.
Selanjutnya sesuai tradisi yang sudah berjalan sebelumnya, hasil pembuatan male di kampung ini diarak keliling sebagai bukti karya seni.
"Pantia lomba ditunjuk adalah remaja Mushola Babul Jannah, kreasi yang bagus mendapatkan hadiah juara dengan total Rp1 juta, bukan nilai nominal yang dicari tapi kepuasan kreasi male yang dikerjakan. Hasil kerja keras dalam satu hari tentu terbayarkan nanti pas di Peringatan Maulud Nabi Muhammad SAW yang akan diselenggarakan pada Rabu (20/10/2021) malam hari jam 19.30 WITA," ujarnya.
Puncak acara nantinya menghadirkan kyai yang menyampaikan wejangan keagamaan dengan tetap mematuhi prokes. Hal itu selalu ditekankan panitia sehingga kelangsungan acara berjalan sesuai aturan yang telah dianjurkan pemerintah.
Berita Terkait
-
Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban
-
Bali United Bungkam Arema FC 3-1 di Kanjuruhan, Singo Edan Akhiri Laga dengan 9 Pemain
-
Ada Wine Asli Bali di Balik Pesona Pulau Dewata, Begini Karakter Rasa dari Kebun Tropisnya
-
Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!
-
Energi Liar Deus Slidetober 2026 Ditutup Aksi Memukau The Panturas
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Bisnis Elektronik Nasional Hadapi Tantangan di Tengah Gejolak Ekonomi Dan Pelemahan Rupiah
-
70 Tahun Jadi Bagian Sejarah Indonesia, Panasonic Gobel Rawat Memori Dan Komitmen Mitra
-
Anak-Anak Digerebek Bak Teroris, TGB: Bukan Ini Polisi yang Dicita-citakan Pendiri Bangsa!
-
Jelang Lawan Arema FC, Pelatih Bali United Keluhkan Masalah Ini
-
Kapal Angkut Turis Asing Meledak dan Terbakar di Nusa Penida