Di tengah candi ada kolam bertingkat. Kolam bawah berukuran 6x8 meter dan di dalamnya untuk memelihara ikan. Candi ini bertempat di Kecamatan Trawas, Mojokerto.
Candi ini juga merupakan peninggalan Kerajaan Majapahit. Candi ini dikenal sebagai pintu gerbang masuk Kerajaan Majapahit. Berfungsi sebagai tempat penyambutan tamu Kerajaan Majapahit.
Tempat wisata di Mojokerto ini sangat cocok untuk wisatawan yang gemar mempelajari sejarah. Meski bangunan lama, tempat ini sangat instagramable banget, cocok untuk swafoto. Lokasinya ada di Jatipasar, Kecamatan Trowulan, Mojokerto.
Lokasi wisata ini sangat sejuk dan segar karena bertempat di Lereng Gunung Welirang. Tepatnya di Desa Padusan, Kecamatan Pacet, Mojokerto. Ketinggian air terjun ini setinggai 70-80 meter.
Saat ke sini pastikan kamu dalam kondisi sehat. Sebab untuk menuju air terjun ini harus menaiki tangga dengan ketinggian 100 meter. Selain itu jalan menuju ke sana terjal berkelok dan harus menyebrangi aliran sungai.
Meski cukup melelahkan, kamu akan menikmati pemandangan yang sangat indah ketika sampai di lokasi. Di sekitar air terjun terdapat sumber air yang diyakini memiliki keutamaan "enteng jodoh"
Baca Juga: Viral Ibu Hamil di Mojokerto Melahirkan di Mobil
Air terjun ini juga berada di kaki gunung Welirang. Air terjun yang mempunyai ketinggian 14 meter ini mempunyai debit air yang tidak terlalu deras. Sehingga cukup aman jika kamu mau mendekatinya sembari berendam.
Area di sekitar air terjun satu ini sangat rindang dengan dikelilingi pohon. Sangat cocok untuk berlibur dengan keluarga dan orang terdekat. Lokasinya ada di Desa Ketapanrame, Kecamatan Trawas, Mojokerto.
Tempat wisata satu ini bisa mewakili para wisatawan yang ingin pergi ke Thailand namun belum tercapai. Sebab ikon wisata ini yakni patung Budha tidur yang tak kalah megah.
Vihara yang dibangun di luas tanah 20 hektare ini memikili gaya arsitektur jawa dan bagian atapnya berbentuk joglo. Lokasi tempat wisata ini ada di Siti Inggil, Bejijong, Kecamatan Trowulan, Mojokerto.
Tag
Berita Terkait
-
Vredeburg Game On, Arena Edukasi Anak Panti oleh Loka Bestari
-
Ulasan Buku Krakatau: Ketika Dunia Meledak, Kisah Letusan Dahsyat 1883
-
Buku Sejarah Baru Kemenbud dan Bayang-bayang Versi Penguasa
-
Pemkab Mojokerto Kucurkan Bantuan Rp3,2 Miliar untuk Perkuat Pertanian dan Peternakan Komunal
-
Ulasan Gadis Kretek: Ketika Cinta, Ambisi, dan Sejarah Bertemu
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Lima Tahun Holding Ultra Mikro, Jutaan UMKM Naik Kelas
-
Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur
-
Bule Geber Motor Depan Dirjen Imigrasi, Ketahuan Overstay Akhirnya Dideportasi dari Bali
-
Pura Desa Adat di Buleleng Terbakar, Beringin Berusia Ratusan Tahun Ikut Hangus
-
BRImo Taiwan Sabet Penghargaan Inovasi 2026, Permudah Transaksi PMI di Luar Negeri