2. Bahasa Sasak Bali
Sebenarnya bahasa Sasak merupakan bahasa dari Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat.
Bahasa ini kemudian berkembang ke daerah sekitarnya, termasuk Provinsi Bali. Bahasa sasak di Bali juga terbagi menjadi dua dialek, yakni dialek Bukit Tabuan dan dialek Celuk Bawang.
Dialek Bukit Tabuan biasa dituturkan oleh masyarakat yang tinggal di Desa Tianyar, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem.
Sedangkan dialek Celukan Bawang dituturkan warga di Desa Celukan Bawang, Kecamatan Grokgak, Kabupaten Singaraja.
Di Kecamatan Karangasem, Kabupaten Karangasem, juga terdapat 26 kampung Sasak yang tersebar di tiga desa, yakni Desa Subagan, Desa Tumbu dan Desa Kota.
Masyarakat di Kampung Sasak Desa Subagan memakai bahasa Bali, sedangkan masyarakat di Desa Tumbu memakai bahasa Sasak Bali seperti Desa Tianyar.
3. Bahasa Jawa
Bahasa Jawa merupakan bahasa yang berasal dari Pulau Jawa. Masyarakat Bali yang menggunakan atau menuturkan bahasa ini tinggal di Kabupaten Buleleng.
Baca Juga: 10 Beach Club di Bali Terbaik: Nikmati Keindahan Pantai Sembari Santai di Bar
Isolek Jawa di Bali merupakan bahasa yang berbeda kalau dibandingkan dengan bahasa di terdekatnya, misalnya bahasa Bali, Sasak Bali, Melayu, Madura.
Jika dihitung dengan dialektometri, isolek Jawa di Bali adalah bahasa yang berbeda dengan persentase perbedaan mencapai lebih dari 51 persen dibandingkan penggunaan bahasa Jawa di Pulau Jawa, khususnya dialek Yogyakarta dan Solo.
Meski bahasa ini berasal dari Pulau Madura, bahasa ini juga digunakan sebagian masyarakat Bali. Sebab bahasa Madura juga menyebar ke Provinsi Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat.
Bahasa Madura biasa dituturkan oleh masyarakat Bali yang tinggal di Desa Celukan Bawang, kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng.
Bahasa Madura merupakan bahasa dengan persentase perbedaan di atas 90 persen jika dibandingkan bahasa Bali, Melayu, Jawa dan Sasak Bali yang digunakan di Provinsi Bali.
Tag
Berita Terkait
-
The Apurva Kempinski Bali Angkat Isu Regenerasi dan Keberlanjutan
-
Modus 'Tak Diklik': KPK Bongkar Pungli dan Setoran Gelap Kanim Bali untuk Eks Wamen Silmy Karim
-
Skandal 'Bisnis Haram' Izin WNA di Bali, KPK Periksa Enam Saksi Agensi Visa
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Kontrak di FC Emmen Segera Habis, Tim Geypens Jadi Incaran Bali United
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Investasi Kapal Miliaran Sia-sia? Ini Penyebab Utama Kapal Menumpuk di Pelabuhan Ketapang
-
Warisan Leluhur Disulap Jadi Camilan Sehat, Produk UMKM Lombok Ini Tembus Pasar Internasional
-
Skandal Imigrasi Bali: Bagaimana 8 Pejabat Keruk Ratusan Miliar dari WNA
-
BMKG Imbau Warga Pesisir NTB Waspadai Potensi Banjir Rob
-
Mutasi Terbesar Polri: 17 Polwan Dipromosikan Jadi Kapolres