SuaraBali.id - Jamu sudah menjadi minuman yang dikonsumsi secara turun temurun sejak zaman nenek moyang di Indonesia.
Namun seiring perkembangan zaman, tidak banyak masyarakat Indonesia yang mengenal apa itu jamu, dan apa saja jenis jamu bahkan melestarikan minuman yang berasal dari kata jampi dalam bahasa Jawa yang artinya doa dan usaha untuk kesehatan.
Salah satu sosok yang terus melestrasikan produksi jamu adalah Suparno. Pria berusia 53 tahun asal Lingkungan Terusan, Kelurahan Loloan Barat, Kabupaten Jembrana itu sudah 28 tahun menggeluti jualan jamu keliling.
Uniknya, Suparno berjualan jamu keliling dengan sang istri tercinta, Jumini.
Ia menjelaskan, keliling berjualan secara rutin mulai dari jam 07.00 hingga jam 12.00 WITA tentu bukan kejenuhan tapi malah menyenangi profesi sebagai penjual jamu keliling.
"Jualan jamu tradisional menggunakan ramuan resep Solo dengan bahan alami dari dedaunan, akar, dan umbi-umbian tersaji dengan omzet berjualan Rp 300 ribu - Rp 500 ribu setiap hari. Itu nominal hasil kotor karena nantinya uang hasil jualan harus di putar untuk membeli bahan ramuan jamu," kata Suparno diwartakan Beritabali.com--jaringan Suara.com, Sabtu (9/10/2021).
Usai berjualan kisaran jam 15.00 WITA, istirahat hanya beberapa menit langsung melanjutkan aktivitas menggiling kunyit, sirih, daun bluntas, pinang, dan laos. Dengan menggunakan mesin selip dan memasak menggunakan kompor gas selama 2 jam sampai benar-benar mendidih.
"Setelah dingin maka ramuan jamu tersebut di taruh di waduh botol bekas air mineral dengan jumlah dalam 1 hari jual 50 sampai 60 botol ukuran 1 liter. Intinya dalam mengerjakan sesuatu harus percaya diri dan yakin pasti bisa dan berhasil asal tekun menjalan usaha," tutupnya.
Sukses tak semudah membalikan tangan dari, awal hanya kos, kini bisa memiliki rumah sendiri dan anak pertama lulus kebidanan dan anak kedua masih semester 5 jurusan PAI (Pendidikan Agama Islam) laki-laki.
Baca Juga: 73 Sapi di Mukomuko Mati Akibat Penyakit Jembrana
Suparno mengaku bersyukur dalam bekerja seberapapun hasil dengan keuletan dan tekun tentu menghasilkan dan Jangan mudah putus asa pesan itu yang selalu diingat dari orangtuanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Deepfake Menkeu Purbaya Viral di TikTok, BRI Ingatkan Bahaya Penipuan Digital
-
Bagikan Dividen Rp3,5 Triliun, Ini Daftar Jajaran Direksi Indosat Yang Baru
-
Mengapa Perjalanan 20 Hari Para Biksu Ini Jadi Sorotan Dunia?
-
Teddy Indra Wijaya Kian Populer, Pengamat: Publik Mulai Bertanya, Dipersiapkan Jadi Apa?
-
Waspada! Sapi Berdokumen Palsu dari Jembrana Terungkap, Karantina Bali Amankan 25 Ekor