SuaraBali.id - Sebuah video viral di Tiktok yang memperlihatkan seorang warganet masak tarantula goreng tepung yan masih penuh bulu halus. Unggahan ini pun viral di media sosial.
Bisakah anda membayangkan memakan tarantula goreng tepung yang pada dasarnya tarantula adalah hewan berbahaya?
Unggahannya ini banyak mendapat respons warganet yang memperingatkan perempuan ini soal bahaya tarantula goreng tepung yang ia buat.
Sejumlah orang kerap membagikan momen memasak di sosial media. Makanan yang dimasak pun cukup beragam mulai dari masakan praktis hingga unik.
Namun siapa sangka, seorang perempuan memilih untuk memasak makanan yang cukup ekstrim. Hal tersebut dibagikan melalui akun TikTok @littletalker_.
Dalam unggahan tersebut ia membagikan momen memasak tarantula goreng tepung. Perempuan ini menyebutkan bahwa dirinya memelihara 21 ekor tarantula.
Beberapa dari tarantula yang ia miliki itu hendak ia goreng. Hal ini cukup mengejutkan mengingat tarantula merupakan salah satu hewan yang berbisa.
Perempuan ini kemudian memilih tarantula yang disebut termasuk dalam jenis terbesar ketiga di dunia. Ia juga hendak menggoreng tarantula yang paling beracun.
Tarantula yang hendak digoreng itu kemudian dicuci bersih. Meski demikian, bulu-bulu halus di tubuh tarantula masih terlihat jelas.
Tarantula itu kemudian dilumuri dengan adonan tepung. Ia pun bercerita bahwa sejumlah tarantula yang akan ia goreng itu mati karena seleksi alam.
Perempuan tersebut kemudian mengaduk tarantula tersebut agar adonan tepungnya terbalut secara merata. Ia kemudian menggoreng tarantula tersebut hingga adonan tepungnya berubah menjadi cokelat keemasan.
Ia juga mengatakan, bulu di tarantula bisa menyebabkan gatal. Selain itu, ia menjelaskan bahwa digigit tarantula bisa menyebabkan demam hingga 3 minggu. Perempuan ini lantas menyantap makanan tersebut dan mengatakan rasanya renyah.
Video ini kemudian menarik banyak perhatian warganet. Beragam komentar memenuhi unggahan ini.
"Duh, jangan sampai ada yang meniru. Ini bisa bahaya banget lho," komentar seorang warganet.
Warganet lain ikut berkomentar. "Pas dimakan kayaknya diganti deh. Hehe," ujar warganet ini.
"Btw di Kamboja tarantula emang dimakan. Kalau gue mah geli, mending goreng ayam," tulis warganet lainnya di kolom komentar.
Sementara itu, kurang dari 24 jam setelah diunggah, video perempuan makan tarantula goreng tepung ini sudah ditonton sebanyak lebih dari 400 ribu kali di TikTok. (Guideku.com)
TONTON VIDEONYA DI SINI.
Berita Terkait
-
Siapa Sosok Walid? Tokoh Pemimpin Sekte di Serial Bidaah yang Viral di TikTok
-
Lagi Tren Joget THR: Apakah Terinspirasi dari Tarian Yahudi?
-
Viral Denny Landzaat Fasih Bahasa Indonesia di Maluku, Shin Tae-yong Kena Sindir
-
Viral, Apakah Ada Doa Mengusir Tamu Agar Cepat Pulang?
-
Viral! Wanita Ini Punya Cara Jitu Bungkam Pertanyaan 'Nyinyir' saat Lebaran, Kaosnya Bikin Ngakak!
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Laptop, Dompet, Jaket... Semua 'Pulang'! Kisah Manis Stasiun Gambir Saat Arus Balik Lebaran
-
4 Rekomendasi HP Murah Rp 2 Jutaan Lancar Main Free Fire, Terbaik April 2025
-
9 Rekomendasi HP Murah Rp 2 Jutaan Lancar Main Game, Terbaik April 2025
-
Seharga Yamaha XMAX, Punya Desain Jet: Intip Kecanggihan Motor Listrik Masa Depan Ini
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
Terkini
-
5 Restoran di Bali yang Cocok Untuk Acara Makan Bersama Keluarga
-
Thai Lion Air Kini Terbang dari Bali ke Bangkok, Jadwalnya 4 Kali Seminggu
-
Arus Balik dari Jawa ke Bali Mulai Meningkat, Akhir Pekan Diprediksi Jadi Puncaknya
-
7 Kolam Renang di Bali Murah Untuk Liburan Anak-anak
-
Dulu Turis Langsung ke Gili Trawangan, Kini Senggigi Dibidik: NTB Ubah Strategi Pariwisata