SuaraBali.id - Pelatih atlet taekwondo Bali mengakui atlet taekwondo DKI Permata Cinta memang lebih tangguh dari pada atlet asuhannya Ni Kadek Surya Febrianti dalam final taekwondo PON Papua yang dimenangkan Permata 25-15 sehingga Kadek Febrianti harus puas meraih medali perak.
Pelatih taekwondo PON Bali Sandiaz Antonio mengatakan atletnya kalah karena Permata memang lawan yang tangguh.
"Saya berharap para atlet bisa menambah pundi-pundi medali pada ajang olahraga nasional empat tahunan ini," kata dia di Jayapura, Minggu.
Ia mengatakan atlet-atlet taekwondo Bali sudah maksimal bertarung mengharumkan nama daerah dengan meraih medali.
"Saya lihat atlet kami sudah berjuang maksimal menghadapi lawan. Namun apa pun hasilnya kita tetap terima," kata Sandiaz.
Untuk sementara kontingen Bali mengumpulkan 7 medali emas, 3 medali perak dan 7 medali perunggu.
Berita Terkait
-
PON Papua: Tim Putri Jakarta dan Jawa Timur Berebut Emas Tenis Beregu Minggu Hari Ini
-
Top 5 Sport Sepekan: Tekuk Jabar, Jatim Melangkah ke Semifinal Futsal PON Papua
-
Lagu Torang Bisa dan Pesta Kembang Api Tutup Pembukaan PON Papua
-
Pembukaan PON Papua, Jokowi: Huwe Foi, Onomi Rehmay, Wa Wa Wa, Salam Olahraga
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto