SuaraBali.id - Dua napi Warga Negara Asing (WNA) Rusia dan Inggris bikin riweh petugas Lapas Bangli, Bali karena menolak divaksin.
"Ya jadi ada dua orang WNA yang menolak vaksin, mereka tidak bersedia," ungkap Kepala Kanwil Kementrian Hukum dan HAM Bali, Jamaruli Manihuruk, dilansir dari Berita Bali, Selasa (24/8/2021).
Sebanyak 219 Warga Binaan Permasyarakatan (WBP) menjalani vaksinasi tahap kedua, Senin (23/8/2021), berlangsung dari pukul 09.00 WITA hingga pukul 11.00 WITA.
"Vaksinasi ini diikuti oleh seluruh WBP sebanyak 219 orang," terangnya.
Dari 219 WPB yang divaksin rinciannya sebagai berikut, 147 orang tiga diantaranya warga negara asing.
Sebanyak 72 orang tidak mendapatkan vaksinasi diantaranya, enam orang ODHA, empat orang sudah vaksin lengkap, empat orang divaksin jenis AstraZeneva (tidak tersedia vaksin).
Kemudian, 15 orang tahanan telah terkonfirmasi Positif Covid 19 sebelumnya di Polda Bali. Sebanyak tiga orang telah terkonfirmasi Positif Covid 19 sebelumnya di Polres Bangli. Dan, 35 orang ditunda karena ada penyakit penyerta. Sedangkan satu orang bayi dan dua tahanan yang masih dititipkan di Polres Bangli.
"Pelaksanaan vaksinasi berjalan lancar tanpa hambatan. Sementara vaksinasi untuk WBP yang mengalami penundaan akan dikordinasikan lebih lanjut dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bangli," tutup Jamaruli.
Baca Juga: Menlu Retno: Membawa WNA dalam Misi Evakuasi dari Afghanistan Kewajiban Kemanusiaan
Berita Terkait
-
Parlemen Australia Usul agar Syarat WNA jadi Penduduk Tetap Dipermudah
-
Banyak Pendaki Tersesat, Gunung Sanghyang Diperketat
-
Anies Mau Vaksinasi WNA Pencari Suaka, Wagub DKI: Ini Urusan Kemanusiaan, Kami Tak Bedakan
-
Kabar Baik, WNA Asal Rusia Tersesat di Gunung Sanghyang Akhirnya Ketemu
-
Surati Menkes Budi, Anies Minta WNA Pencari Suaka Divaksin COVID-19
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Rupiah Anjlok, Nasib Perajin Tahu di Mataram di Ujung Tanduk: Bahan Baku Mahal, Untung Kian Tipis
-
Atap Sekolah SMAN 7 Mataram Roboh, Empat Siswa Terluka
-
Pelaku Kekerasan Seksual Punya Medsos Gay, Santri Kurang Perhatian Orang Tua Jadi Korban
-
Tiga Warga Lombok Jadi Korban Eksploitasi Seksual WNA
-
Tiga Kasus Kekerasan Seksual Libatkan Oknum Polisi di NTB, Pengamat Hukum Ungkap Modus