SuaraBali.id - Apa penyebab daun aglonema layu? Jika daun aglonema layu, maka tak enak dipandang.
Chinese Evergreen, nama lain Aglonema merupakan dedaunan yang memiliki pola indah. Tanaman hias populer ini bisa dibilang cukup kuat dan hanya memerlukan perawatan sederhana.
Bahkan aglonema dapat bertahan meski terpapar sedikit sinar matahari.
Berikut ini akan dijelaskan apa saja penyebab daun aglonema layu dan cara untuk merawatnya kembali seperti dirangkum dari laman Smart Garden Guide, Minggu (1/8/2021).
Penyebab Daun Aglonema Layu
Alasan umum yang menjadi penyebab tanaman aglonema layu adalah faktor kelebihan atau kekurangan air.
Selain itu juga karena pencahayaan yang tidak tepat, suhu dingin, angin, hama, dan proses transplantasi yang gagal.
Daun yang layu memang merupakan kondisi alami setiap tanaman. Daun yang lebih tua akan menurun, menguning, mengering, rontok, dan pada akhirnya layu.
Anda tidak dapat mencegah siklus hidup tanaman seperti demikian. Sehingga kondisi alamiah daun aglonema layu tidak perlu Anda khawatirkan, kecuali jika faktor penyebabnya terjadi bersamaan.
Baca Juga: Ciri-ciri Aglonema Stres dan Cara Mengobatinya
Berikut ini akan diulas poin-poin penyebab daun aglonema layu untuk mengetahui seberapa tepat perawatan yang selama ini Anda lakukan.
Dua penyebab pertama berikut merupakan penyebab yang paling umum terjadi:
1. Overwatering
Overwatering menjadi penyebab utama daun aglonema mengalami layu lebih cepat.
Anda harus memperhatikan asupan air yang disiramkan pada aglonema.
Pastikan kondisi tanah tetap lembap dan lapisan atas tanah telah mengering sebelum melakukan penyiraman selanjutnya.
Tanda-tanda tanaman mengalami overwatering biasanya daun berwarna kuning yang pada akhirnya membuat akar dan batang tanaman mati dan lembek.
Sayangnya, jika kondisi daun telah layu, langkah untuk menyelamatkan tanaman sudah terlambat.
Untuk melakukan penyiraman tanaman, Anda juga harus mempertimbangkan faktor lain seperti suhu, cahaya, dan perubahan musim yang mempengaruhi kebutuhan air.
Ada baiknya kurangi air saat musim dingin. Kuncinya, jangan terlalu berlebihan dan terlalu sedikit dalam menyiram aglonema.
2. Underwatering
Penyebab daun aglonema layu adalah membiarkan tanah terlalu kering. Tanah yang kering dapat membuat batang layu dan pada akhirnya dedaunan turut menjadi kering dan mati.
Cara mengatasinya dengan menyiram beberapa kali dalam jarak beberapa menit hingga akarnya telah basah.
Selanjutnya, untuk mencegah aglonema mengalami layu dan kekeringan, aturlah waktu penyiraman yang lebih baik lagi agar tanaman tetap sehat.
3. Suhu DIngin
Tanaman aglonema memerlukan kehangatan cukup untuk menghindari stress tanaman yang bisa menyebabkan layu. Pastikan Anda meletakkan tanaman aglonema dengan suhu udara di atas 600F (15oC).
Suhu udara yang dingin dapat membuat lantai jauh lebih dingin. Cara mengatasinya dengan meletakkan pot tanaman di atas penyangga agar tidak menempel langsung ke lantai.
4. Angin
Tanaman aglonema dapat layu jika dibiarkan terkena terpaan angin atau angin sepoi-sepoi.
Angin juga dapat memicu perubahan warna daun menjadi coklat.
Cara mengatasinya mudah dengan memberikan perlindungan aglonema dari terpaan angin atau pindahkan ke tempat yang aman dari angin.
5. Aklimatisasi
Jika Anda baru membeli tanaman aglonema, bersabarlah dan beri waktu tanaman untuk berdaptasi dengan lingkungan barunya.
Aglonema mungin saja mengalami layu sementara.
Jangan pindah-pindahkan posisi aglonema dan biarkan mereka menyesuaikan diri.
6. Repotting
Penyebab selanjutnya aglonema layu adalah kondisi “kaget” karena repotting.
Anda tidak perlu sering memindahkan aglonema ke media tanam yang baru untuk menghindari stress tanaman yang akhirnya bisa membuat layu.
Jika Anda baru saja merepotting tanaman dan terlihat agak layu, biarkan keadaannya membaik. Perhatikan penyiraman yang tepat dan hindari diberi pupuk sampai terlihat tanda-tanda pertumbuhan baru.
7. Cahaya yang Intens
Aglonema mampu beradaptasi dengan cahaya yang minim dan dalam kondisi terang mampu tumbuh lebih cepat.
Namun paparan cahaya yeng intens dapat membuat batang layu serta daun aglonema pudar dan hangus. Tempatkan aglonema di tempat yang tidak langsung terkena cahaya matahri.
8. Hama
Aglonema rentan terhadap hama kutu putih, tungau, hingga laba-laba yang bersembunyi di celah-celah tanaman.
Serangan hama yang parah dapat menyebabkan daun aglonema layu. Ditandai dari daun yang melengkung, menguning, dan berbintik-bintik.
Stress tanaman pun tak dapat dihindari akibat serangan hama tanaman ini. Jika hal ini terjadi, daun bagian bawah biasanya akan layu pertama kali.
Cara mengatasi serangan hama hanya dengan mencegahnya. Periksa secara rutin tanaman aglonema Anda dari sesuatu yang tidak inginkan.
Perhatikan baik-baik bagian bawah daun dan pada sambungan batang. Segera identifikasi hama menggunakan kaca pembesar dan mulai perawatan yang tepat.
9. Penyakit
Beberpa penyakit yang dapat menginfeksi aglonema, seperti Antraknosa dan berbagai bakteri dan jamur. Ada satu penyakit tanaman bernama Curvularia yang bisa menyebabkan tanaman layu. Menjaga tanaman tetap sehat menjadi cara terbaik untuk melindungi tanaman dari segala penyakit.
10. Akar yang Terkurung
Akar yang terkurung menjadi hal penting yang harus diperhatikan. Pot yang terlalu kecil dapat menghambat pertumbuhan akar dan membunuh tanaman. Hal ini umum terjadi, sehingga periksa selalu sistem akar tanaman Anda dan pastikan tidak terkurung.
Untuk terhindari dari berbagai penyebab daun aglonema layu, lakukan perawatan yang baik dan memadai. Hal yang terpenting adalah menjaga kelembapan tanahnya dengan penyiraman yang baik. Berikan pencahayaan yang cukup dan bersihkan daun dengan lembut jika berdebu.
(Yulia Kartika Dewi)
Tag
Berita Terkait
-
Percantik Teras, Ini 5 Pilihan Tanaman Hias yang Mudah Dirawat
-
Profil Greg Hambali, Bapak Aglonema Indonesia Tutup Usia, Berhasil Ciptakan Tanaman Ratusan Juta
-
5 Tanaman Penangkal Polusi Udara, Bye Air Purifier!
-
Agar Tumbuh Subur, Ini 4 Jenis Pupuk Terbaik untuk Aglonema
-
Pemula Wajib Tahu! 5 Tips Merawat Aglonema yang Benar agar Tumbuh Subur
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Alasan Polisi Tambah Pasal Pidana pada Kasus Santri Terbakar
-
Guru SD di Buleleng Jadi Tersangka Pencabulan Siswi
-
Transformasi BRIvolution Reignite Melaju Pesat, Perkuat Kontribusi Danantara bagi Perekonomian
-
Fakta Baru Kasus Kebakaran Maut Tewaskan Santri di NTB, Polisi Tambah Pasal untuk Tersangka
-
Dirjen Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M