Scroll untuk membaca artikel
RR Ukirsari Manggalani
Rabu, 18 Agustus 2021 | 10:47 WIB
Ika Dafid atau Mekanik Ika tengah mengerjakan servis sepeda motor [Beritajatim.com].

"Awal-awal, teman-teman banyak yang bilang, "Kok kamu gini? Padahal latar belakang pendidikannya begitu", atau "Kenapa begini, kamu mau kotor-kotoran seperti ini, kok tidak eman sekolahnya?"," kisah Ika menirukan komentar beberapa orang yang dikenalnya.

Toh ia punya pandangan tersendiri, "Yang penting apa yang saya kerjakan halal. Tidak merugikan orang lain."

Kalaupun ada yang disayangkan, saat ini diterapkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Diperpanjang. Sehingga jumlah sepeda motor yang ditangani bengkelnya menyusut. Biasanya tak kurang dari lima unit kendaraan roda dua ia tangani setiap hari.

"Semoga pandemi bisa segera berakhir, sehingga usaha bisa kembali normal. Jika ekonomi kembali pulih, semua sektor usaha bergerak. Bengkel saya bisa kembali laris," demikian harapan Ika Dafid.

Baca Juga: Jiplakan Harley-Davidson Ini Buat Pencinta Motor Melongo, Harganya di Bawah Honda BeAT

Sukses selalu, Ibu Mekanik!

Load More